Rabu, 27 Mei 2026

Menkeu Bertemu EDS16 World Bank, Bahas Isu Strategis Pembangunan dan Energi Terbarukan

Jumat, 08 Agustus 2025 10:25 WIB
Menkeu Bertemu EDS16 World Bank, Bahas Isu Strategis Pembangunan dan Energi Terbarukan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima kunjungan Executive Director EDS16 World Bank Wempi Saputra di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (5/8/2025). (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menerima kunjungan Executive Director for the Southeast Asia Voting Group (EDS16) World Bank, Wempi Saputra, di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa. Pertemuan ini merupakan bagian dari constituency mission dalam rangka penyusunan laporan World Bank Group tahun anggaran 2025.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian bersama, mulai dari tantangan pembangunan di Indonesia, skema pembiayaan daerah, hingga pengembangan energi terbarukan di era digital.

“Salah satu topik diskusi kami adalah tantangan pembangunan di Indonesia, khususnya di tingkat desa, termasuk keterbatasan akses terhadap infrastruktur dasar. Untuk itu, skema pembiayaan yang mendukung peran pemerintah daerah dalam menangani isu-isu tersebut menjadi sangat penting,” ujar Menkeu Sri Mulyani.

Menkeu menekankan pentingnya peran pembiayaan yang tepat guna mendorong pemerataan pembangunan, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan dalam layanan dasar seperti air bersih, listrik, sanitasi, dan konektivitas jalan.

Selain itu, pembahasan juga mencakup upaya Indonesia dalam memperkuat transisi energi bersih, pengembangan energi baru dan terbarukan, serta dukungan terhadap kebijakan yang menciptakan ekosistem hijau dan berkelanjutan.

“Kami juga membahas potensi dan tantangan pengembangan energi terbarukan, penciptaan lapangan kerja berkualitas di era digital, serta pentingnya meningkatkan akses dan keterjangkauan teknologi untuk mendorong pembangunan yang lebih inklusif,” tambah Menkeu.

Menkeu menyebut, sinergi antara pemerintah Indonesia dan World Bank Group sangat penting dalam mendukung reformasi kebijakan dan pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan solusi atas tantangan pembangunan, sekaligus mempercepat transformasi ekonomi nasional.

“Pertemuan ini memperkuat komitmen bersama untuk merumuskan kebijakan yang lebih inovatif, adaptif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang,” pungkas Sri Mulyani.

Pertemuan dengan EDS16 menjadi bagian penting dalam memperkuat representasi Indonesia dalam forum internasional serta memastikan bahwa aspirasi dan kebutuhan negara berkembang dapat terakomodasi dalam agenda global World Bank Group. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting
Presiden Prabowo Tiba di Prancis, Awali Kunjungan Resmi Kenegaraan
998 Personel Gabungan Amankan Perayaan Idul Adha di Kota Bandung
BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG
PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting
Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase
komentar
beritaTerbaru