Jumat, 10 April 2026

Koperasi Desa Merah Putih Bentangan Klaten Tumbuh Pesat, Punya 6 Gerai dan 1.100 Anggota

Senin, 14 Juli 2025 12:26 WIB
Koperasi Desa Merah Putih Bentangan Klaten Tumbuh Pesat, Punya 6 Gerai dan 1.100 Anggota
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan berbincang dengan pengelola saat meninjau kesiapan operasional Koperasi Merah Putih Bentangan di Desa Bentangan, Klaten, Minggu (13/7/2025). (Dok/Humas Jateng)
Klaten (buseronline.com) - Menjelang peluncuran nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 21 Juli 2025, sejumlah koperasi di Jawa Tengah telah lebih dulu aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah KDMP Bentangan yang berlokasi di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten.

Koperasi yang sudah memiliki badan hukum sejak 3 Juni 2025 ini kini telah memiliki enam gerai pelayanan dan satu gudang besar yang berfungsi untuk mendukung kebutuhan masyarakat desa. Gerai-gerai tersebut meliputi layanan pupuk/sarana pertanian, kantor pos/logistik, kebutuhan sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, serta apotek desa. Koperasi ini juga dilengkapi satu unit truk sebagai sarana pendukung distribusi.

Sekretaris KDMP Bentangan, Hari Wibawa, menyampaikan bahwa koperasi ini didirikan berdasarkan hasil Musyawarah Desa (Musdes) yang dilaksanakan pada 25 Mei 2025. Dalam musyawarah tersebut ditetapkan lima pengurus dan tiga pengawas koperasi desa.

“Setelah itu kami mengajukan akta badan hukum dan sudah mendapat Surat Keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM per tanggal 3 Juni 2025. Sejak itu, koperasi kami resmi berbadan hukum,” ujar Hari saat ditemui di lokasi koperasi, Minggu.

Hari menjelaskan bahwa saat ini koperasi tersebut telah memiliki 1.100 anggota dari total 2.400-an warga ber-KTP Desa Bentangan. Ia menargetkan seluruh warga dapat menjadi anggota koperasi karena koperasi merupakan sarana gotong royong ekonomi dari, oleh, dan untuk masyarakat desa.

“Koperasi ini dari anggota untuk anggota. Kami berharap partisipasi seluruh warga semakin tinggi agar koperasi ini benar-benar menjadi milik bersama,” katanya.

Lebih lanjut, Hari menekankan bahwa KDMP Bentangan juga diarahkan untuk menyerap dan mengelola potensi ekonomi desa, khususnya sektor pertanian. Sekitar 60 persen penduduk Desa Bentangan berprofesi sebagai petani.

“Kami mengajak anggota kelompok tani (Gapoktan) ikut bergabung. Dengan begitu, mereka bisa memperoleh pupuk dan bibit dari koperasi, hasil panennya diserap koperasi, dan keuntungannya kembali ke anggota,” jelasnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang turut meninjau kesiapan peluncuran nasional KDMP di Bentangan bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jawa Tengah telah memiliki badan hukum. Jumlahnya mencapai 8.523 unit yang tersebar di 35 kabupaten/kota, terdiri dari 7.810 koperasi desa dan 513 koperasi kelurahan.

“Harapannya, koperasi ini mampu menjadi solusi penguatan ekonomi desa. Di dalamnya sudah tersedia gerai untuk pupuk, sembako, apotek, hingga gas. Secara langsung, koperasi ini akan membuat desa lebih berdaya dan mandiri,” ujar Luthfi.

Ia juga optimistis seluruh koperasi merah putih di Jawa Tengah bisa beroperasi aktif dalam kurun waktu satu tahun.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa sebanyak 80.000 KDMP di seluruh Indonesia telah memiliki badan hukum, menjadikan momentum peluncuran nasional oleh Presiden Prabowo Subianto sangat tepat.

“Dalam waktu sepekan terakhir, kita capai target 80 ribu koperasi berbadan hukum. Ini sudah layak untuk kita launching,” kata Zulhas.

Ia menambahkan bahwa pengembangan koperasi memerlukan dukungan menyeluruh dari semua pemangku kepentingan, termasuk BUMN dan pemerintah daerah. Dibutuhkan waktu 2 hingga 3 tahun untuk koperasi-koperasi ini mencapai bentuk dan model bisnis yang matang.

“Karena itu kita harus dampingi, jangan dilepas begitu saja. Kalau didukung serius, ini akan jadi kekuatan ekonomi rakyat di masa depan,” pungkas Zulhas.

Peluncuran nasional KDMP pada 21 Juli 2025 mendatang akan dilakukan secara hybrid dari Desa Bentangan, dan diikuti secara daring oleh koperasi-koperasi dari seluruh Indonesia. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
RSU Haji Medan Perkuat Perlindungan Tenaga Medis dalam Penanganan Campak
RSU Haji Medan dan RSJ Prof Ildrem Pastikan Tak Terapkan WFH, Layanan Tetap Normal
MBG Dongkrak Kesejahteraan Petani, NTP Tembus Rekor Tertinggi
Pertamina Lampaui Target Penurunan Emisi Awal 2026, Perkuat Komitmen Energi Bersih
Pertamina NRE-CRecTech Jajaki Pengembangan Biometanol dari Biogas di Sei Mangkei
Puncak Proyek Kokurikuler SMAN 1 Cisarua Tampilkan Kreativitas dan Inovasi Siswa
komentar
beritaTerbaru