Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima sambungan telepon dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis malam.
Dalam percakapan yang berlangsung sekitar 15 menit, kedua kepala negara membahas perkembangan hubungan bilateral serta isu-isu strategis global.
Dalam keterangan persnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa percakapan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua pemimpin saling bertukar kabar serta pandangan mengenai situasi terkini di negara masing-masing.
“Kedua pemimpin saling menanyakan kabar serta perkembangan terkini, baik di Amerika maupun di Indonesia,” ujar Teddy.
Dalam percakapan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Trump atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Amerika Serikat. Sebaliknya, Presiden Trump juga turut memberikan ucapan selamat kepada Presiden Prabowo atas kepercayaan rakyat Indonesia yang mengantarnya menjadi Presiden ke-8 Republik Indonesia.
“Presiden Prabowo sekali lagi menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Trump atas terpilihnya kembali menjadi Presiden Amerika. Demikian pula Presiden Trump yang turut memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Presiden Prabowo sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia,” ujar Teddy.
Selain menyampaikan salam dan selamat, percakapan juga mencakup komitmen kedua negara untuk mempererat kerja sama bilateral di berbagai bidang strategis. Keduanya sepakat bahwa Indonesia dan Amerika Serikat memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global.
“Sebagai pemimpin dua negara besar, keduanya juga sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat, serta menegaskan dukungan mereka terhadap upaya menjaga stabilitas dan perdamaian global,” tegas Teddy.
Diketahui, ini bukan kali pertama kedua pemimpin melakukan komunikasi langsung. Presiden Prabowo dan Presiden Trump sebelumnya juga sempat berbicara melalui sambungan telepon pada 11 November 2024, sesaat setelah hasil pemilu Amerika diumumkan.
Percakapan kali ini menandai lanjutan diplomasi personal yang erat antara kedua pemimpin dan mencerminkan komitmen kedua negara dalam menjaga hubungan yang saling menghormati dan menguntungkan.
Presiden Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat ke depan akan semakin kuat dan konstruktif, sejalan dengan komitmen bersama dalam menghadapi tantangan global dan menciptakan dunia yang lebih damai dan sejahtera. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar