Sabtu, 11 April 2026

Transformasi IMF dan Bank Dunia Jadi Fokus Pembahasan Menkeu Sri Mulyani di Washington DC

Rabu, 30 April 2025 12:47 WIB
Transformasi IMF dan Bank Dunia Jadi Fokus Pembahasan Menkeu Sri Mulyani di Washington DC
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) berdiskusi dengan penasihat eksternal Bretton Woods Institutions pada rangkaian hari terakhir Spring Meetings 2025 di Washington DC. (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, mendorong transformasi kelembagaan pada International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang.

Hal ini disampaikannya dalam pertemuan bilateral dengan Patrick Achi dan Mark Malloch-Brown, penasihat eksternal lembaga Bretton Woods, di hari terakhir rangkaian Spring Meetings 2025 yang digelar di Washington DC.

Dalam pertemuan tersebut, Sri Mulyani menyoroti kondisi global yang semakin terfragmentasi, yang tidak hanya berdampak pada negara-negara anggota, tetapi juga memengaruhi efektivitas kerja lembaga-lembaga multilateral seperti IMF dan Bank Dunia.

“Kondisi dunia yang terfragmentasi tidak hanya menimbulkan tantangan bagi berbagai negara, tetapi juga organisasi internasional seperti the Bretton Woods Institutions — IMF dan World Bank,” ujar Sri Mulyani, sebagaimana dikutip dari akun Instagram resminya, @smindrawati, Senin (28/4/2025).

Ia menekankan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global, peran strategis IMF dan Bank Dunia sangat krusial dalam menjaga stabilitas dan mendorong pembangunan berkelanjutan.

“IMF dan World Bank memainkan peran penting dalam menciptakan stabilitas di tengah situasi perekonomian global yang penuh ketidakpastian dan ketidakseimbangan,” lanjutnya.

Sebagai respons atas tantangan tersebut, diskusi dalam pertemuan tersebut turut membahas kebutuhan mendesak akan reformasi kelembagaan. Sri Mulyani menyampaikan perlunya IMF dan Bank Dunia untuk menjadi lebih lincah (agile) dan adaptif terhadap perubahan zaman serta dinamika ekonomi dunia yang cepat berubah.

“Harus dipikirkan langkah-langkah perubahan yang perlu dilakukan sehingga kedua institusi ini lebih agile dan adaptif menghadapi tantangan zaman,” jelasnya.

Ia berharap diskusi dan pemikiran yang dibagikan dalam forum ini dapat memberikan kontribusi konkret terhadap transformasi kedua lembaga tersebut.

“Kami tentu berharap buah pemikiran kami dapat berkontribusi positif dalam pencapaian tujuan dibentuknya IMF dan World Bank, yakni mendorong terciptanya stabilitas dan pembangunan berkelanjutan bagi dunia,” tutup Sri Mulyani.

Spring Meetings 2025 merupakan forum tahunan yang mempertemukan para menteri keuangan, gubernur bank sentral, akademisi, serta pemangku kepentingan global lainnya guna membahas isu-isu ekonomi, pembangunan, dan keuangan internasional. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
Tags
beritaTerkait
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
KPK dan Polda Metro Jaya Tangkap Empat Orang yang Mengaku Pegawai KPK di Jakarta Barat
komentar
beritaTerbaru