Rabu, 10 Juni 2026

Presiden Prabowo Apresiasi Program Inovatif Muslimat NU dalam Audiensi di Istana Merdeka

Rabu, 15 Januari 2025 05:12 WIB
Presiden Prabowo Apresiasi Program Inovatif Muslimat NU dalam Audiensi di Istana Merdeka
Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (14/1/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima audiensi dari Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Khofifah Indar Parawansa, beserta jajaran pengurus Muslimat NU di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan apresiasi atas berbagai program Muslimat NU yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Khofifah melaporkan sejumlah inisiatif yang telah dijalankan oleh Muslimat NU, termasuk dua program baru yang akan diluncurkan pada Kongres XVIII Muslimat NU mendatang, yaitu Mustika Mesem (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem) dan Mustika Darling (Muslimat Cantik Sadar Lingkungan).

“Beliau memberikan apresiasi luar biasa karena hal-hal kecil ini dipikirkan oleh Muslimat NU. Dengan jaringan yang luas, kita berharap efektivitas program ini akan terasa lebih signifikan,” ujar Khofifah usai pertemuan.

Program Mustika Mesem bertujuan mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui kegiatan sederhana di tingkat ranting, seperti pengajian. Salah satu contohnya adalah membawa telur ke pengajian untuk membantu masyarakat miskin ekstrem dan anak-anak yang mengalami stunting.

“Ini adalah format bagaimana program Mustika Mesem bisa memberikan sapaan kepada mereka yang terindikasi stunting dan masyarakat desa kategori miskin ekstrem,” jelas Khofifah.

Sementara itu, program Mustika Darling bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan melalui pengelolaan sampah. Para kader Muslimat NU akan melakukan pemilahan dan pembersihan sampah di lingkungan sekitar pada setiap kegiatan pengajian.

“Jika setiap ranting dan cabang melakukan hal ini, problem penumpukan sampah di berbagai daerah bisa diminimalisir,” tambahnya.

Pertemuan tersebut juga membahas persiapan Kongres XVIII Muslimat NU yang akan digelar pada 11-16 Februari 2025 di Surabaya. Kongres ini rencananya dihadiri oleh ribuan delegasi dari seluruh Indonesia.

“Kami sowan Pak Presiden untuk memohon kehadiran beliau pada pembukaan Kongres yang insyaallah dilaksanakan pada 12 Februari, dihadiri oleh 532 cabang, 11 pimpinan cabang istimewa, dan 37 Pengurus Wilayah,” tutup Khofifah.

Kongres XVIII Muslimat NU diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Muslimat NU di masyarakat, khususnya dalam upaya mengatasi kemiskinan ekstrem dan menjaga kelestarian lingkungan. (R3)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Polri Masih Lakukan Evaluasi
Kader PKK Karanganyar Diajari Olah Lele Tanpa Amis dan Budikdamber untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Wamendikdasmen Dorong Guru Menjadi Arsitek Pembelajaran Melalui Pendekatan Deep Learning
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi Strategis kepada Investor Malaysia
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG pada 2026
komentar
beritaTerbaru