Selasa, 07 April 2026

Wamenkeu Bahas Isu Perubahan Iklim dengan Investor SUN Indonesia di Eropa

Dirgahayu Ginting - Senin, 25 Maret 2024 10:50 WIB
Wamenkeu Bahas Isu Perubahan Iklim dengan Investor SUN Indonesia di Eropa
Wamenkeu RI Suahasil Nazara.
Jakarta (buseronline.com) - Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Eropa, perubahan iklim turut menjadi isu yang dibahas Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI Suahasil Nazara dengan para investor surat utang negara (SUN) Indonesia di beberapa kota di Eropa.

“Hampir semua investor menyampaikan perhatiannya terkait arah kebijakan Indonesia dalam hal pengelolaan perubahan iklim, ekonomi hijau, kebijakan Environmental, Social, and Governance (ESG), serta rencana Pemerintah Indonesia dalam hal investasi hijau (green projects),” katanya dalam keterangannya.

Menurutnya, topik perubahan iklim merupakan topik yang cukup relevan bagi investor di kawasan Eropa karena isu ekonomi hijau dan ESG merupakan isu sentral.

“Banyak negara-negara Eropa sudah mulai menerapkan berbagai kebijakan terkait pengelolaan perubahan iklim, termasuk dalam hal arah kebijakan investasi investor korporat dan sektor keuangan. Dalam sisi pembiayaan sektor keuangan, banyak investor Eropa yang mencari instrumen investasi yang juga dikaitkan dengan pembangunan hijau,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa Indonesia sebagai salah satu negara berkembang memiliki komitmen dan inisiatif yang besar dalam pengelolaan isu perubahan iklim.

“Pada saat Keketuaan Indonesia dalam G20, isu ini diangkat oleh Indonesia hingga menghasilkan berbagai kesepakatan dan komitmen global,” ungkapnya.

Dari sisi domestik, berbagai inisiatif juga telah dilakukan Indonesia untuk mencapai Nationally Determined Contribution (NDC) serta Net Zero target Indonesia, antara lain melalui berbagai infrastruktur hijau, pengembangan Just Energy Transition Partnership (JETP), Energy Transition Mechanism (ETM), serta pengembangan pasar karbon domestik.

“Penerbitan obligasi negara tematik untuk pembiayaan APBN Indonesia saat ini juga semakin fleksibel, termasuk pengembangan instrumen pembiayaan yang didasari oleh proyek ekonomi hijau,” tuturnya.

Ia mengatakan pencapaian target pertumbuhan dan pengelolaan lingkungan merupakan kesatuan yang sulit untuk dipisahkan. Isu tersebut menjadi isu sentral pada diskursus global, baik itu dalam tataran bilateral maupun multilateral.

“Berbagai komitmen dan inisiatif Indonesia dalam isu ini menunjukan bahwa Indonesia sudah berani maju di depan. Hal ini yang perlu terus kita sampaikan kepada masyarakat internasional, termasuk kepada investor-investor pasar keuangan global,” sebutnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru