Selasa, 07 April 2026

Kemenparekraf Dorong Pemberdayaan Perempuan di Sektor Parekraf

Dirgahayu Ginting - Selasa, 26 Desember 2023 09:33 WIB
Kemenparekraf Dorong Pemberdayaan Perempuan di Sektor Parekraf
Sekretaris Kemenparekraf/Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani saat kegiatan yang bertajuk "Srikandi Kuliner di Era Modern” di Poltekpar Bali secara virtual, Jumat (22/12/2023). (Dok/Kemenparekraf)
Bali (buseronline.com) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendorong pentingnya pemberdayaan perempuan dalam semua sektor termasuk dalam dunia kuliner yang masuk ke dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sekretaris Kemenparekraf/Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani saat kegiatan yang bertajuk "Srikandi Kuliner di Era Modern” di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali secara virtual menjelaskan, Perayaan Hari Ibu menjadi momen tepat untuk menyoroti peran dan pencapaian perempuan serta mendorong kesetaraan gender di berbagai bidang.

“Saat ini bisnis pada sektor industri restoran dan rumah makan sedang berkembang seiring dengan memulihnya kondisi ekonomi, untuk itu semua pihak termasuk l perempuan harus bisa mengambil peluang tersebut,” ujar Ni Wayan Giri Adnyani.

Sektor kuliner merupakan subsektor penyumbang terbesar dari Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif. Subsektor kuliner menyumbang Rp455,44 triliun atau sekitar 41 persen dari total PDB ekonomi kreatif sebesar Rp1.134 triliun pada 2020.

Pada acara itu hadir berbagai tokoh dalam bidang pariwisata, akademisi, dan pembicara dari latar belakang yang menggambarkan peran ibu dalam kehidupan keluarga serta industri kuliner di Bali.

Narasumber yang ditampilkan seperti Ni Made Masih, pemilik Warung Made, serta sejumlah dosen terkemuka termasuk Ni Desak Made Santi Diwyarthi, Ni Luh Gde Sri Sadjuni, dan Ni Putu Eka Trisdayanti yang membahas tentang sudut pandang peran ibu dalam kehidupan keluarga serta kontribusinya pada industri kuliner Bali.

“Ini menggambarkan dengan jelas betapa pentingnya peran ibu dalam keluarga, khususnya dalam konteks pengasuhan anak, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan gizi keluarga,” ujar Ni Wayan Giri Adnyani.

Narasumber juga menyoroti pentingnya manajemen waktu, kebersihan, serta koordinasi antar anggota keluarga sebagai bagian integral dari peran ibu dalam menjaga harmoni dalam lingkungan rumah tangga.

Dalam kesempatan tersebut hadir, Plt Kapusbang Kemenparekraf/Baparekraf I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, Direktur Politeknik Pariwisata Bali Ida Bagus Putu Puja, serta jajaran pimpinan dan dosen di Politeknik Pariwisata Bali. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru