Sabtu, 24 Oktober 2026

Wagub Sumut Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Kreativitas dan Inovasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 16:45 WIB
Wagub Sumut Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Kreativitas dan Inovasi
Wakil Gubernur Sumut Surya saat menghadiri WCCE 2026 di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, serta memperkuat identitas budaya daerah.

Hal tersebut disampaikan Surya saat menghadiri World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, pada 22 Oktober 2026.

Menurut Surya, pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya bergantung pada sumber daya alam, tetapi juga membutuhkan ide, kreativitas, dan inovasi. Sumut dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor tersebut hingga menembus pasar nasional dan internasional.

"Ekonomi kreatif tidak bergantung pada sumber daya alam semata, tetapi bertumpu pada ide, kreativitas, dan inovasi anak bangsa. Dengan berkembangnya ekonomi kreatif, kita mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus memperkuat identitas budaya," kata Surya.

Ia menambahkan, pengembangan potensi tersebut memerlukan kolaborasi berbagai pihak agar tercipta ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Surya juga menilai Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) memiliki peran strategis sebagai wadah kolaborasi dan inovasi. Melalui sinergi yang kuat, pelaku ekonomi kreatif di Sumut diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk serta memperluas jangkauan pasar.

WCCE 2026 berlangsung pada 21-23 Oktober 2026 dengan melibatkan pemerintah, pelaku industri kreatif, kreator, akademisi, hingga investor. Forum ini menjadi ruang untuk bertukar gagasan, memperluas kerja sama internasional, serta membuka peluang usaha baru.

Dalam sambutannya, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyoroti pentingnya pemerataan kesempatan bagi talenta kreatif di seluruh dunia. "Bakat ada di mana-mana, tetapi kesempatan tidak," ujarnya.

Pernyataan tersebut menekankan perlunya ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, terutama bagi pelaku kreatif dari negara berkembang. Akses terhadap pembiayaan, teknologi, kebijakan pendukung, dan pasar internasional menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan sektor ini.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Wagub Sumut Dukung Perluasan 232 SPPG, Prioritaskan Wilayah 3T
Wagub Sumut Ajak Alumni UINSU Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Almamater
Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Perkuat Langkah Optimalkan PAD 2026
Wagub Sumut Saksikan Penandatanganan SKB RBI, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Wagub Sumut Dorong Garuda Buka Kembali Rute Kualanamu-Nias
Wagub Sumut Tegaskan Reforma Agraria Harus Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
komentar
beritaTerbaru