Ia juga mengajak para pelaku usaha dari kedua negara untuk memanfaatkan pertemuan tersebut sebagai sarana membangun komunikasi, menggali peluang pasar, dan memperluas jejaring bisnis.
Chandra turut menyoroti potensi
Jawa Barat dalam pengembangan industri halal. Menurutnya,
Jawa Barat berpeluang menjadi mitra penting bagi pelaku usaha
Pakistan, terutama dalam perdagangan produk halal dan komoditas unggulan daerah.
"Sebagai seseorang yang lahir di Jawa Barat, saya sangat bangga bisa berada di sini. Saya berharap malam ini kita dapat terus mengembangkan hubungan baik dengan Pakistan," ucapnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan dagang Indonesia dan
Pakistan, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan
Jawa Barat.
Bagi Pemprov Jawa Barat, peningkatan ekspor tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan nilai perdagangan, tetapi juga menjadi upaya memperluas peluang usaha, memperkuat daya saing industri daerah, dan mendorong produk lokal menembus pasar global. (R)
beritaTerkait
komentar