Jabar Targetkan Bebas TBC, Ibu Hamil KEK, dan Balita Gizi Kurang pada 2029
Bandung (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memperkuat gerakan terpadu untuk mempercepat penanganan tuberkulo
Kesehatan 45 menit lalu
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memperkuat gerakan terpadu untuk mempercepat penanganan tuberkulosis (TBC), ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK), dan balita gizi kurang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan bahwa penanganan persoalan kesehatan harus dilakukan secara konkret tanpa menunggu program atau proyek baru.
"Jangan pakai lama kalau urusan kesehatan. Jangan menunggu dulu program, jangan menunggu dulu proyek. Apa pun yang bisa kita lakukan, lakukan," ujar Herman.
Menurut Herman, capaian tersebut merupakan langkah penting untuk menemukan penderita sekaligus memutus rantai penularan di masyarakat.
Tahap selanjutnya adalah memastikan seluruh pasien menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas sesuai regimen yang ditetapkan tenaga kesehatan.
"Rumusnya, temukan, obati. Kalau pengobatannya konsisten, insyaallah sembuh. Yang paling penting adalah memastikan warga yang menderita TBC meminum obat secara teratur," katanya.
Dari sekitar 900.000 ibu hamil di Jawa Barat, diperkirakan 90.000 orang atau sekitar 10 persen mengalami KEK. Sementara itu, sekitar 76.000 balita tercatat mengalami gizi kurang.
Bagi keluarga yang mampu, edukasi dan peningkatan kesadaran menjadi langkah utama untuk memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri.
"Kalau tidak mampu, lapor ke lurah. Nanti kita ikhtiarkan bersama untuk membantu. Jangan sampai persoalan kemampuan ekonomi membuat ibu hamil dan balita tidak mendapatkan asupan gizi yang dibutuhkan," tutur Herman.
Herman menyampaikan, prevalensi stunting di Jawa Barat turun dari 21,7 persen pada 2023 menjadi 15,9 persen pada 2024. Capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam menjalankan berbagai program percepatan penurunan stunting.
Untuk mempercepat penanganan, Pemprov Jawa Barat akan mengoptimalkan platform Satu Data Jawa Barat (SADA Jabar). Platform tersebut digunakan untuk mengidentifikasi sasaran, memverifikasi data, serta menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan dukungan yang tersedia.
Dinas kesehatan diminta menggerakkan puskesmas dan bidan, sedangkan camat, kepala desa, dan lurah didorong melakukan verifikasi terhadap kondisi masyarakat. Jika data penerima manfaat telah sesuai, intervensi harus segera dilaksanakan. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, data perlu diperbarui.
Bandung (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memperkuat gerakan terpadu untuk mempercepat penanganan tuberkulo
Kesehatan 45 menit lalu
Medan (buseronline.com) Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai kegiatan Open House Sekolah Rakyat Permanen Tahun Ajaran 2026/2027 di G
Pendidikan 2 jam lalu
Medan (buseronline.com) Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Pj Sekda Sumut) Timur Tumanggor mengajak pelaku usaha mikro, k
Ekonomi 3 jam lalu
Frosinone (buseronline.com) Frosinone meraih kemenangan meyakinkan saat menjamu Sassuolo dalam lanjutan kompetisi Serie A di Stadio Benito
Olahraga 4 jam lalu
Medan (buseronline.com) Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan silaturahmi sekaligus perpisahan Konsul Jenderal Jepan
Ekonomi 18 jam lalu
Medan (buseronline.com) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap menyus
Kesehatan 19 jam lalu
Bandung (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membentuk tim pemburu anak tidak sekolah (ATS) hingga tingkat desa dan kelur
Pendidikan 19 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Muhammad Saleh Mustafa mendorong percepatan tindak lanjut kerja sama inves
Ekonomi 20 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kakorlantas Polri Brigjen Pol Dr Aries Syahbudin SIK SH MHum menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik pun
Hukum & Peristiwa 21 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi memberlakukan Pembelajaran
Pendidikan 21 jam lalu