Jumat, 16 Oktober 2026

Menkeu Tekankan Pentingnya Investasi SDM Sejak Dini untuk Optimalkan Bonus Demografi

Jumat, 16 Oktober 2026 17:40 WIB
Menkeu Tekankan Pentingnya Investasi SDM Sejak Dini untuk Optimalkan Bonus Demografi
Menkeu RI Suahasil Nazara dalam forum World Bank Group Closed-Door Ministerial Roundtable bertema “Transforming Demographic Transition into Human Capital Gains and Job Creation” di Bangkok, Thailand, Selasa (13/10/2026).
Selain mengoptimalkan bonus demografi, Indonesia juga berpeluang memperoleh manfaat dari bonus demografi kedua atau silver dividend. Konsep ini merujuk pada potensi kontribusi ekonomi penduduk lanjut usia yang tetap sehat, aktif, dan produktif.

"Untuk memperoleh manfaat bonus demografi kedua (silver dividend), kita harus berinvestasi pada kualitas SDM jauh sebelum seseorang memasuki usia lanjut, bahkan sejak sebelum kelahiran, masa anak-anak, pendidikan, hingga memasuki dunia kerja," jelasnya.

Dari sisi fiskal, Suahasil mengingatkan bahwa penuaan penduduk yang tidak diimbangi dengan produktivitas memadai berpotensi meningkatkan kebutuhan belanja negara dan menekan penerimaan negara. Oleh karena itu, investasi SDM harus dipandang sebagai upaya jangka panjang untuk memperkuat perekonomian dan menjaga keberlanjutan fiskal.

Melalui investasi SDM yang berkelanjutan, pemerintah berharap transisi demografi dapat menjadi peluang untuk meningkatkan produktivitas, mendorong penciptaan lapangan kerja, serta mengantisipasi risiko ekonomi akibat penuaan penduduk.

Dengan demikian, penguatan kualitas SDM sejak dini menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan bonus demografi memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan ketahanan fiskal Indonesia dalam jangka panjang. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Menkeu Suahasil: ASEAN Berpotensi Jadi Titik Cerah Ekonomi Dunia
Menkeu Tegaskan Komitmen Jaga Kredibilitas Fiskal, Perkuat Kerja Sama dengan Bank Dunia
Wamenkeu Juda Agung Tekankan Kredibilitas Fiskal untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Menkeu Suahasil Nazara Tegaskan Komitmen Jaga Kredibilitas APBN, Defisit 2027 Ditargetkan 2,4 Persen
Menkeu Suahasil: Pendapatan Negara hingga September 2026 Masih On Track
Menkeu Dorong Perpustakaan Kemenkeu Jadi Ruang Pengetahuan dan Sejarah Keuangan Negara
komentar
beritaTerbaru