Jumat, 16 Oktober 2026

Menkeu Tekankan Pentingnya Investasi SDM Sejak Dini untuk Optimalkan Bonus Demografi

Jumat, 16 Oktober 2026 17:40 WIB
Menkeu Tekankan Pentingnya Investasi SDM Sejak Dini untuk Optimalkan Bonus Demografi
Menkeu RI Suahasil Nazara dalam forum World Bank Group Closed-Door Ministerial Roundtable bertema “Transforming Demographic Transition into Human Capital Gains and Job Creation” di Bangkok, Thailand, Selasa (13/10/2026).

Bangkok (buseronline.com) - Menteri Keuangan (Menkeu) RI Suahasil Nazara menegaskan bahwa investasi pada kualitas sumber daya manusia (SDM) harus dimulai sejak dini guna mengoptimalkan bonus demografi sekaligus mengantisipasi penuaan penduduk di Indonesia.

Dilansir dari laman Kemkeu, hal tersebut disampaikan Suahasil dalam forum World Bank Group Closed-Door Ministerial Roundtable bertema "Transforming Demographic Transition into Human Capital Gains and Job Creation" di Bangkok, Thailand, pada 13 Oktober 2026.

Suahasil menjelaskan, Indonesia saat ini memiliki sekitar 284 juta penduduk dan diproyeksikan meningkat menjadi 325 juta jiwa dalam 20 tahun mendatang. Namun, besarnya jumlah penduduk tidak akan memberikan keuntungan ekonomi secara optimal apabila tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM.

"Persoalannya bukan pada jumlah penduduk, melainkan kualitas penduduk. Kita tidak bisa hanya berharap kualitas tersebut akan meningkat dengan sendirinya. Kita harus berinvestasi untuk meningkatkannya," ungkap Suahasil.

Ia mengatakan, tantangan demografi Indonesia tidak hanya menyangkut pertumbuhan penduduk dan urbanisasi, tetapi juga perubahan struktur usia masyarakat. Saat ini, sekitar 12 persen penduduk Indonesia berusia 60 tahun ke atas, sementara hampir 8 persen berusia 65 tahun ke atas.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu diantisipasi agar peningkatan jumlah penduduk lanjut usia tidak berdampak pada penurunan produktivitas dan meningkatnya beban fiskal negara.

Suahasil menekankan bahwa investasi SDM harus dilakukan secara berkelanjutan sepanjang siklus kehidupan, mulai dari sebelum kelahiran, masa anak-anak, pendidikan, hingga memasuki dunia kerja. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus mempersiapkan penduduk agar tetap sehat dan produktif pada usia lanjut.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Menkeu Suahasil: ASEAN Berpotensi Jadi Titik Cerah Ekonomi Dunia
Menkeu Tegaskan Komitmen Jaga Kredibilitas Fiskal, Perkuat Kerja Sama dengan Bank Dunia
Wamenkeu Juda Agung Tekankan Kredibilitas Fiskal untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Menkeu Suahasil Nazara Tegaskan Komitmen Jaga Kredibilitas APBN, Defisit 2027 Ditargetkan 2,4 Persen
Menkeu Suahasil: Pendapatan Negara hingga September 2026 Masih On Track
Menkeu Dorong Perpustakaan Kemenkeu Jadi Ruang Pengetahuan dan Sejarah Keuangan Negara
komentar
beritaTerbaru