Sabtu, 29 Agustus 2026

Pemprov Sumut Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Harga Sembako Ditekan

Sabtu, 29 Agustus 2026 10:55 WIB
Pemprov Sumut Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Harga Sembako Ditekan
Pemprov Sumut menggelar GPM secara serentak di seluruh wilayah Sumut.

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di seluruh wilayah Sumut. Program ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi daerah, serta memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumut Fariz Haholongan Hutagalung mengatakan GPM menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

"Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan yang merata, mengendalikan inflasi daerah, sekaligus meningkatkan keterjangkauan daya beli masyarakat, khususnya di daerah dengan tingkat inflasi dan Indeks Perubahan Harga (IPH) yang tinggi," ujar Fariz, pada 27 Agustus 2026.

Menurutnya, pelaksanaan GPM mengacu pada Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara Nomor 500.1.2.1/7083 Tahun 2026. Melalui surat edaran tersebut, seluruh pemangku kepentingan diminta bergerak bersama untuk menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

Pemprov Sumut juga telah melakukan rapat koordinasi dengan melibatkan Dinas Pertanian kabupaten/kota se-Sumut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bank Indonesia, Perum Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), serta perangkat daerah dan pihak terkait lainnya.

Fariz menyebutkan, sinergi tersebut diperlukan untuk menyatukan data pasokan, memetakan daerah yang rentan mengalami kenaikan harga, memperkuat distribusi, serta menjaga ketersediaan bahan pangan di berbagai daerah.

"Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah penting dalam menyatukan data pasokan, memetakan wilayah rentan, memperkuat koordinasi jalur distribusi pangan, serta bersama-sama menjaga stabilisasi harga dan ketersediaan pasokan di daerah," katanya.

GPM tahap awal dilaksanakan pada 27, 28, dan 31 Agustus 2026. Setelah itu, kegiatan akan digelar secara rutin mulai September hingga Desember 2026 dengan frekuensi empat kali dalam sebulan.

Berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam program tersebut dengan harga yang lebih terjangkau. Komoditas yang ditawarkan antara lain beras SPHP, beras medium dan premium, Minyak Kita, cabai merah, cabai rawit, tomat, bawang merah, daging ayam ras, daging sapi, telur ayam ras, jagung, hingga ikan dencis.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Sumut menggandeng Perum Bulog, distributor, pelaku usaha pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Sumut, Pematangsiantar, dan Sibolga.

Pemprov Sumut optimistis GPM dapat membantu menjaga ketahanan pangan sekaligus mengendalikan harga kebutuhan pokok hingga akhir tahun.

"Pemprov Sumut optimistis dapat terus menjaga ketahanan pangan daerah, memastikan harga pangan pokok tetap ramah di kantong masyarakat, serta menciptakan iklim perekonomian Sumut yang stabil dan kondusif hingga akhir tahun," ujar Fariz. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Sumut Optimalkan 21 Daerah Irigasi, Target Tambah 5.050 Hektare Lahan Pertanian
P-APBD Sumut 2026 Naik Rp1,68 Triliun, Fokus Pemulihan Pascabencana dan Infrastruktur
Pemprov Sumut Dorong Mahasiswa Jadi Penggerak Transformasi Digital
Pemprov Sumut Siapkan Rp50 Miliar untuk Modal UMKM Tahun 2027
Pemprov Sumut Dorong Budaya Menabung Sejak Dini bagi Generasi Muda
Pemprov Sumut Tegaskan Warga Ber-KTP Sumut Berhak Dapat Layanan Berobat Gratis
komentar
beritaTerbaru