Senin, 17 Agustus 2026

Motor Listrik Nasional Berpotensi Buka Lapangan Kerja di Kabupaten Bekasi

Senin, 17 Agustus 2026 12:45 WIB
Motor Listrik Nasional Berpotensi Buka Lapangan Kerja di Kabupaten Bekasi
Presiden Prabowo Subianto memberikan kata sambutan di momen peluncuran Molinas.

Bekasi (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Bekasi menyambut positif peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) yang dinilai berpotensi membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dilansir dari laman Jabarprov, Plt Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja menghadiri peluncuran Molinas bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di fasilitas produksi Alva, Delta Silicon, Cikarang Selatan, pada 13 Agustus 2026.

Asep mengatakan, keberadaan fasilitas produksi kendaraan listrik di Kabupaten Bekasi memiliki arti strategis bagi perkembangan industri kendaraan listrik nasional.

Menurutnya, penguasaan teknologi dan penguatan ekosistem industri diperlukan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga mampu memproduksi dan mengembangkan teknologi sendiri.

Sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia, Kabupaten Bekasi dinilai memiliki peluang besar untuk memperoleh manfaat ekonomi dari berkembangnya industri kendaraan listrik.

Asep berharap kehadiran industri Molinas dapat menciptakan lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, mengurangi pengangguran, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menambah pendapatan asli daerah.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kabupaten Bekasi Pimpin Jumlah Perpustakaan Terakreditasi di Jawa Barat
Harkopnas ke-79, Pemkab Bekasi Perkuat Peran Koperasi dan UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Kerakyatan
Pemkab Bekasi Kembangkan Taman Sehati Jadi Ruang Publik Terpadu dan Sentra UMKM
Siswa SDN Karangsambung 03 Wakili Kabupaten Bekasi pada Olimpiade Matematika Nasional
RSUD Cabangbungin Terpilih Jadi Rumah Sakit Pengembang Dokumen Klaim Elektronik SATUSEHAT
Disdik Kabupaten Bekasi Gelar Gema Tunas 2026, Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Warga Belajar
komentar
beritaTerbaru