Medan (buseronline.com) - Perusahaan Daerah Aneka Industri dan Jasa Sumatera Utara (PD AIJ Sumut) menargetkan kembali memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2026 setelah sekitar 12 tahun tidak menyumbang pendapatan bagi Pemerintah Provinsi Sumut.
Direktur Utama
PD AIJ Sumut Swangro Lumbanbatu mengatakan target tersebut akan dicapai melalui penguatan kinerja bisnis dan optimalisasi aset milik Pemprov Sumut yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
"Berdasarkan data yang kami cek, kurang lebih 12 tahun PD AIJ belum pernah berkontribusi memberikan PAD. Mudah-mudahan tahun ini dengan dukungan semua pihak, PD AIJ bisa menambah PAD Pemprov Sumut untuk masyarakat dan pembangunan Sumut," ujarnya pada konferensi pers di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa.
Swangro menjelaskan, terdapat tiga sektor utama yang menjadi fokus pengembangan usaha perusahaan, yakni pengelolaan aset, percetakan, dan periklanan sebagai bisnis inti PD AIJ.
Saat ini, PD AIJ mengelola 16 aset milik Pemprov Sumut, seperti pabrik es batu, pabrik batu bata, eks Bioskop Ria, serta sejumlah aset lainnya. Aset-aset tersebut kini dikerjasamakan dengan pihak kedua dan ketiga agar lebih produktif dan mampu menghasilkan nilai ekonomi.
Pada sektor percetakan, PD AIJ memperkuat kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun perusahaan swasta untuk memperluas pasar.
Sementara di bidang periklanan, perusahaan mulai mengembangkan layanan videotron yang dinilai memiliki potensi pendapatan lebih besar dibandingkan reklame dan baliho konvensional.
Menurut Swangro, seluruh pegawai PD AIJ, termasuk jajaran direksi, dilibatkan dalam upaya pemasaran agar perusahaan mampu meningkatkan pendapatan dan mencapai target kontribusi PAD.
Selain membidik proyek-proyek besar, PD AIJ juga menerima pekerjaan percetakan bernilai kecil. Menurutnya, akumulasi pekerjaan tersebut tetap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan perusahaan.
Sebagai bagian dari strategi promosi, PD AIJ juga membagikan kalender, company profile, dan map perusahaan kepada 319 OPD serta perusahaan swasta di Sumut.
beritaTerkait
komentar