Gunungsitoli (buseronline.com) - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya memastikan pembangunan bronjong di ruas jalan provinsi Miga-Lolowua, Kota Gunungsitoli, berjalan sesuai perencanaan. Pembangunan tersebut dilakukan untuk menangani sejumlah titik longsor sekaligus memperkuat badan jalan agar aman dilalui masyarakat.
Kepastian itu disampaikan Surya saat meninjau langsung lokasi pekerjaan, Jumat. Dalam kunjungan tersebut, ia menerima laporan bahwa terdapat sembilan titik longsor di sepanjang ruas jalan yang menghubungkan Kota Gunungsitoli dengan Kabupaten
Nias Barat.
Untuk mengatasi kerusakan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumut membangun turap atau bronjong yang berfungsi sebagai pondasi sekaligus penahan beban jalan sehingga konstruksi lebih kuat dan tahan terhadap potensi longsor.
"Saya ke sini menjalankan tugas dari Pak Gubernur Bobby Nasution untuk memastikan pekerjaan pembangunan jalan sesuai perencanaan," ujar Surya.
Ia menegaskan, percepatan penyelesaian proyek menjadi hal yang penting mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalur strategis yang mendukung konektivitas antarwilayah di Kepulauan Nias. Menurutnya, akses transportasi yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian.
"Kalau sudah ada penetapan waktunya, segera selesaikan sesuai jadwal. Karena jalan ini penting dan dibutuhkan masyarakat. Apalagi jalur ini menghubungkan Kota Gunungsitoli dan
Nias Barat. Begitu juga di tempat lain di Kepulauan
Nias," tegasnya.
Dalam peninjauan itu, Surya juga melihat langsung salah satu titik longsor dengan tingkat kerusakan yang cukup parah. Pekerjaan diawali dengan pembangunan pondasi yang kokoh sebagai dasar pembangunan bronjong agar badan jalan tetap stabil. Proyek tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tiga bulan.
Menurut Surya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen memastikan seluruh pembangunan infrastruktur di Kepulauan
Nias berjalan optimal dan selesai tepat waktu.
Hal itu sejalan dengan arahan Gubernur Bobby Nasution melalui program Berkantor di Kepulauan Nias yang bertujuan mempercepat pembangunan dan mendorong wilayah tersebut keluar dari kategori daerah tertinggal.
"Prinsipnya kita ingin pembangunan infrastruktur ini tepat waktu. Sebagaimana pesan Pak Gubernur Bobby Nasution pada agenda Berkantor di Kepulauan
Nias untuk memastikan pembangunan berjalan optimal, dan wilayah ini tidak lagi masuk kategori tertinggal," pungkas Surya. (P3)
beritaTerkait
komentar