Proyek tersebut turut difasilitasi melalui pertemuan bisnis dengan calon investor dari Tiongkok, Korea Selatan, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Jepang, dan India.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengungkapkan kontribusi ekonomi Pulau Sumatera terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) nasional pada triwulan I 2026 mencapai 22,08 persen dengan nilai PDRB sebesar Rp1.361 triliun.
Ia menilai percepatan hilirisasi industri perlu terus dilakukan agar komoditas unggulan seperti kelapa sawit dan karet memberikan nilai tambah yang lebih besar di daerah.
Selain itu, tingginya tingkat kewirausahaan masyarakat Sumatera dinilai menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi apabila didukung akses pembiayaan dan investasi.
Di akhir pemaparannya, BPS mengajak seluruh instansi pemerintah dan pelaku usaha mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Mei hingga 31 Agustus 2026 sebagai upaya memperbarui data struktur ekonomi nasional secara akurat. (P3)
beritaTerkait
komentar