Jumat, 17 Juli 2026

Bobby Nasution Pastikan Pembangunan Jembatan Sungai Mo'awo Dimulai Tahun Ini

Jumat, 17 Juli 2026 10:50 WIB
Bobby Nasution Pastikan Pembangunan Jembatan Sungai Mo'awo Dimulai Tahun Ini
Gubernur Sumut Bobby Nasution saat meninjau langsung kondisi Jembatan Sungai Mo'awo di Jalan Yos Sudarso, Gamo, Kota Gunungsitoli, Rabu (15/7/2026).

Gunungsitoli (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution memastikan pembangunan Jembatan Sungai Mo'awo di Kota Gunungsitoli akan mulai dikerjakan pada tahun ini.

Pemerintah Provinsi Sumut juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan proyek tersebut agar berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kepentingan publik.

Kepastian itu disampaikan Bobby Nasution saat meninjau langsung kondisi Jembatan Sungai Mo'awo di Jalan Yos Sudarso, Gamo, Kota Gunungsitoli, Rabu. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Saat meninjau lokasi, Bobby melihat kerusakan parah pada lantai jembatan yang menyebabkan kemacetan lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan. Ia juga meninjau bagian lain yang direncanakan masuk dalam pekerjaan pembangunan tahun ini.

Dalam dialog bersama warga, berbagai aspirasi disampaikan, mulai dari kebutuhan fasilitas pendukung nelayan, sarana tambat kapal, hingga pembangunan pemecah ombak.

Namun, aspirasi yang paling banyak disampaikan adalah percepatan pembangunan Jembatan Sungai Mo'awo yang menjadi penghubung utama antara Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias Utara.

"Saya tahu ini kondisinya sudah memprihatinkan, makanya tahun ini segera kita kerjakan. Saya minta dukungan dari semuanya, agar ini berjalan lancar," ujar Bobby Nasution.

Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen membangun Kepulauan Nias meski proyek tersebut sempat tertunda akibat berbagai kendala.

"Banyak orang tidak percaya, tetapi saya sudah bertekad ingin membangun Kepulauan Nias. Kalau ada yang mencibir atau mengejek, bagi saya tidak masalah. Karena kami hadir atas nama pemerintah dan menjalankan tugas negara untuk hadir di sini. Kuncinya, jangan sampai dihalang-halangi," katanya.

Menanggapi kekhawatiran sebagian warga bahwa pembangunan dapat mengganggu mata pencaharian mereka, Bobby menegaskan bahwa kepentingan publik harus menjadi prioritas. Namun, pemerintah tetap akan mencari solusi agar masyarakat yang terdampak tidak kehilangan sumber penghasilan.

"Saya tidak berpikir untuk satu orang, tetapi ini kepentingan masyarakat luas. Jika ada yang belum selesai, kita bisa carikan solusi bersama. Saya juga tidak mau ada masyarakat yang ekonominya terganggu akibat pembangunan. Tetapi memang ada dampaknya, dan kita bisa buatkan alternatif sementara selama pekerjaan berlangsung," tegasnya.

Selain pembangunan jembatan, Bobby juga meminta OPD terkait segera melakukan kajian bersama pemerintah daerah dan perwakilan nelayan mengenai usulan pembangunan tempat pelelangan ikan (TPI), dermaga perahu nelayan, bangunan pemecah ombak, serta fasilitas pendukung lainnya.

Ia juga mempertimbangkan pembangunan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kelautan dan Perikanan di Gunungsitoli untuk mempermudah pelayanan administrasi kapal nelayan di atas 5 GT, termasuk penerbitan rekomendasi guna memperoleh BBM solar bersubsidi.

Sementara itu, Kepala Desa Saewe, Martonlis Telaumbanua, mengapresiasi agenda berkantor Gubernur Bobby Nasution di Kepulauan Nias. Ia berharap kehadiran Pemerintah Provinsi Sumut dapat mempercepat pembangunan daerah, khususnya di sektor infrastruktur yang menjadi penopang kesejahteraan masyarakat, selain pendidikan dan kesehatan. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bobby Nasution Minta Persiapan Porprovsu XII 2026 Dimatangkan
Bobby Nasution Lepas Dua Putra-Putri Terbaik Sumut ke Paskibraka Nasional 2026
Gubernur Sumut Buka MPLS 2026, Pesankan Siswa Hormati Guru dan Jauhi Kekerasan
Gubernur Bobby Bermalam Bersama Ribuan Peserta Jamdasu XI, Pemprov Sumut akan Berikan Beasiswa hingga Perguruan Tinggi
SMA Negeri 1 Matauli Pandan Jadi Sekolah Negeri Pertama di Indonesia Penyelenggara IB Diploma Programme
Bobby Nasution Bangun SMK Pariwisata Berkonsep Boarding School di Samosir
komentar
beritaTerbaru