Sabtu, 20 Juni 2026

Wakil Wali Kota Medan: Sensus Ekonomi 2026 Momentum Perbaiki Akurasi Data Kemiskinan

Sabtu, 20 Juni 2026 09:05 WIB
Wakil Wali Kota Medan: Sensus Ekonomi 2026 Momentum Perbaiki Akurasi Data Kemiskinan
Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap foto bersama saat menerima kunjungan perdana tim BPS Kota Medan untuk pendataan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Medan, Jalan Gurila, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (19/6/2026).

Medan (buseronline.com) - Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi momentum penting untuk membenahi akurasi data kemiskinan di Kota Medan.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan perdana tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan untuk pendataan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Medan, Jalan Gurila, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat.

Menurut Zakiyuddin, ketidakakuratan data warga miskin selama ini masih menjadi persoalan yang berdampak pada penyaluran berbagai program bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH).

"Pendataan 10 tahun sekali ini sangat krusial karena berkaitan langsung dengan bantuan PKH. Kita harus akui, sampai saat ini data warga miskin terkadang tidak begitu akurat. Akibatnya, ada warga yang semestinya mendapat bantuan PKH malah luput, dan sebaliknya warga yang seharusnya tidak menerima justru mendapat bantuan," ujarnya.

Ia menambahkan, kemajuan teknologi saat ini seharusnya mampu mendukung pemerintah dalam memperoleh data sosial-ekonomi masyarakat yang lebih akurat dan mutakhir.

"Seharusnya dengan perkembangan teknologi saat ini, kita bisa dengan mudah mendapatkan data warga miskin yang akurat. Semoga lewat sensus ini, data kita bisa benar-benar bersih," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Zakiyuddin juga menceritakan pengalamannya saat mengikuti proses pendataan. Ia mengaku cukup banyak pertanyaan yang diajukan petugas sensus untuk menggali kondisi sosial dan ekonomi responden. "Banyak juga pertanyaannya. Macam terdakwa kita," selorohnya yang disambut tawa para jurnalis dan petugas BPS.

Meski diselingi canda, Zakiyuddin menegaskan pentingnya kejujuran masyarakat dalam memberikan informasi kepada petugas sensus. Menurutnya, data yang valid hanya dapat diperoleh jika masyarakat memberikan jawaban sesuai kondisi sebenarnya.

"Kita harus berkata jujur tentang kehidupan sehari-hari, biaya hidup, dan usaha kita. Harus diberikan secara jujur agar bisa didata dengan tepat oleh Badan Statistik," tegasnya.

Zakiyuddin juga mengajak seluruh pelaku usaha di Kota Medan, mulai dari usaha mikro hingga perusahaan berskala besar, untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.

"Kami berharap seluruh pengusaha ekonomi mikro, makro, hingga usaha skala besar untuk ikut serta menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 ini," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Medan, Hafsyah Aprillia menjelaskan bahwa pendataan dilakukan untuk mencocokkan data kependudukan sekaligus memetakan kondisi sosial-ekonomi masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan sensus kali ini menggunakan metode digital sehingga proses pendataan menjadi lebih efektif dan akurat.

"Dengan adanya sensus 10 tahunan ini, data perekonomian dan status sosial-ekonomi seluruh warga Kota Medan akan ter-update secara menyeluruh dan valid," katanya.

Hafsyah menambahkan, hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan dan program kesejahteraan masyarakat yang lebih tepat sasaran. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Medan 2026, Wali Kota Tekankan Penguatan Generasi Berprestasi
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Pembangunan Bandung Satu Dekade ke Depan
Kemenkes Dorong Pelaku Usaha Kesehatan Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
Rico Waas dan Zakiyuddin Saksikan Langsung Indonesia U-19 Kalahkan Myanmar 3-0 di Piala AFF
Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Pentingnya Akurasi Data Sensus Ekonomi 2026
Pemprov Sumut Dukung Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Basis Data Pembangunan
komentar
beritaTerbaru