Minggu, 09 Agustus 2026

Gerakan Tanam Serentak Perkebunan Digelar di 30 Kabupaten, Subang Jadi Pusat Kegiatan

Sabtu, 06 Juni 2026 20:30 WIB
Gerakan Tanam Serentak Perkebunan Digelar di 30 Kabupaten, Subang Jadi Pusat Kegiatan
Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan menggelar Gerakan Tanam Serentak komoditas perkebunan di 30 kabupaten pada 12 provinsi, Rabu (3/6/2026).

Subang (buseronline.com) - Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan menggelar Gerakan Tanam Serentak komoditas perkebunan di 30 kabupaten pada 12 provinsi, Rabu.

Dilansir dari laman Kementan, program ini menjadi langkah percepatan menuju swasembada pangan serta penguatan ketahanan ekonomi nasional berbasis sektor perkebunan.

Kegiatan utama dipusatkan di Kelompok Tani Bungur Tani, Desa Pasir Bungur, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Subang. Gerakan ini mencakup empat komoditas strategis, yakni tebu, kopi, kakao, dan kelapa.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pengembangan komoditas perkebunan, terutama tebu, menjadi prioritas nasional untuk mengurangi ketergantungan impor gula.

"Kita tidak boleh terus bergantung pada impor gula. Indonesia memiliki lahan dan sumber daya untuk mencapai swasembada," ujarnya.

Sementara itu, Plt Dirjen Perkebunan menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong hilirisasi perkebunan untuk meningkatkan nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta memperkuat daya saing ekspor.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Dedi Mulyadi Ajak Insan Akademik Hasilkan Karya dan Dampak Nyata bagi Masyarakat  Bandung (buseronline.com) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaja
Atlet Muda Subang Nay Sunda Sabet Dua Emas di IMC 2026
Ekonomi Jawa Barat Tumbuh 5,73 Persen pada Triwulan II 2026, Angka Kemiskinan Terus Menurun
Kabupaten Bekasi Pimpin Jumlah Perpustakaan Terakreditasi di Jawa Barat
Disparbud Jabar Perkuat Daya Saing Pelaku Ekraf Indramayu melalui Program Karya Kreatif
BPS: Jawa Barat Alami Deflasi 0,05 Persen pada Juli 2026, Dipicu Turunnya Harga Bahan Pokok
komentar
beritaTerbaru