Rabu, 17 Juni 2026

Gerakan Tanam Serentak Perkebunan Digelar di 30 Kabupaten, Subang Jadi Pusat Kegiatan

Sabtu, 06 Juni 2026 20:30 WIB
Gerakan Tanam Serentak Perkebunan Digelar di 30 Kabupaten, Subang Jadi Pusat Kegiatan
Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan menggelar Gerakan Tanam Serentak komoditas perkebunan di 30 kabupaten pada 12 provinsi, Rabu (3/6/2026).

Subang (buseronline.com) - Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan menggelar Gerakan Tanam Serentak komoditas perkebunan di 30 kabupaten pada 12 provinsi, Rabu.

Dilansir dari laman Kementan, program ini menjadi langkah percepatan menuju swasembada pangan serta penguatan ketahanan ekonomi nasional berbasis sektor perkebunan.

Kegiatan utama dipusatkan di Kelompok Tani Bungur Tani, Desa Pasir Bungur, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Subang. Gerakan ini mencakup empat komoditas strategis, yakni tebu, kopi, kakao, dan kelapa.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pengembangan komoditas perkebunan, terutama tebu, menjadi prioritas nasional untuk mengurangi ketergantungan impor gula.

"Kita tidak boleh terus bergantung pada impor gula. Indonesia memiliki lahan dan sumber daya untuk mencapai swasembada," ujarnya.

Sementara itu, Plt Dirjen Perkebunan menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong hilirisasi perkebunan untuk meningkatkan nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta memperkuat daya saing ekspor.

Pada Tahun Anggaran 2026, pengembangan kawasan tebu nasional ditargetkan seluas 97.970 hektare, dengan alokasi Jawa Barat 8.000 hektare dan Subang 2.013 hektare. Lahan tersebut mencakup program bongkar ratoon dan perluasan areal baru.

Kabupaten Subang saat ini memiliki areal tebu eksisting seluas 3.595 hektare dan dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan produksi gula nasional.

Dalam kegiatan ini, penanaman perdana dilakukan di lahan seluas 4,9 hektare sebagai bagian dari perluasan 250 hektare. Program ini juga dilengkapi dukungan benih dan bantuan operasional bagi petani.

Pemerintah berharap gerakan tanam serentak ini dapat memperkuat sinergi antara pusat, daerah, dunia usaha, dan petani dalam meningkatkan produksi nasional serta kesejahteraan pekebun. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Swasembada Kedelai
Pasar Kreatif Bandung 2026 Libatkan 339 UMKM, Perkuat Wisata Belanja dan Ekonomi Kreatif
Gerakan Tanam Serentak Tebu di Pekalongan Digenjot untuk Percepat Swasembada Gula Nasional
Pemko Bandung Bentuk Tim Antibegal, Gandeng Polisi dan Brimob Perkuat Keamanan Kota
150 Siswa Jawa Barat Lulus Pendidikan Karakter Pancawaluya Angkatan VIII
Neraca Perdagangan Jawa Barat Surplus USD 8,90 Miliar pada Januari-April 2026
komentar
beritaTerbaru