Minggu, 04 Oktober 2026

Neraca Perdagangan Jawa Barat Surplus USD 8,90 Miliar pada Januari-April 2026

Kamis, 04 Juni 2026 15:35 WIB
Neraca Perdagangan Jawa Barat Surplus USD 8,90 Miliar pada Januari-April 2026
Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati.
Di sisi lain, nilai impor Jawa Barat pada periode Januari-April 2026 tercatat sebesar USD 3,68 miliar atau turun 7,63 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Impor nonmigas mencapai USD 3,44 miliar atau menurun 0,54 persen, sedangkan impor migas turun tajam 55,08 persen menjadi USD 232,36 juta.

Dari sisi komoditas impor, penurunan terbesar terjadi pada golongan kendaraan dan bagiannya yang turun USD 154,38 juta atau 51,08 persen. Adapun peningkatan terbesar terjadi pada golongan mesin dan perlengkapan elektronik yang naik USD 97,19 juta atau 18,25 persen.

Sementara itu, Tiongkok masih menjadi negara pemasok utama barang impor nonmigas ke Jawa Barat dengan nilai USD 1,41 miliar atau 41,04 persen dari total impor nonmigas. Posisi berikutnya ditempati Jepang sebesar USD 410,06 juta dan Korea Selatan sebesar USD 407,46 juta.

Menurut golongan penggunaan barang, nilai impor barang konsumsi, bahan baku atau penolong, dan barang modal masing-masing mengalami penurunan sebesar 12,63 persen, 5,63 persen, dan 17,20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan peningkatan ekspor dan penurunan impor tersebut, Jawa Barat berhasil mempertahankan surplus perdagangan yang kuat pada empat bulan pertama tahun 2026. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
SNT 7 Bogor Dorong Siswa Ciptakan Solusi Lewat Pembelajaran STEM
Bandung Jadi Lokasi Uji Coba Reformasi Sistem JKN
Pemprov Jabar Dorong Rebana Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru
Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya Cirebon
Dinkes Kota Bandung Imbau Warga Waspadai Influenza Tipe A
Pemprov Jabar dan OJK Dorong Peternak Ayam Petelur Naik Kelas Lewat Program EGG
komentar
beritaTerbaru