Kamis, 04 Juni 2026

Pertamina Perkuat Kemandirian Desa Melalui Energi Bersih, DEB Keliki Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 12:55 WIB
Pertamina Perkuat Kemandirian Desa Melalui Energi Bersih, DEB Keliki Jadi Percontohan Nasional
Desa Keliki, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar, Bali, menjadi contoh keberhasilan pemanfaatan energi bersih untuk mendukung pengelolaan sampah dan ketahanan pangan berbasis pertanian ramah lingkungan.

Gianyar (buseronline.com) - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan di seluruh Indonesia.

Dilansir dari laman Pertamina, salah satu program unggulannya adalah Desa Energi Berdikari (DEB), yang mendorong pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk mewujudkan kemandirian masyarakat desa.

Salah satu implementasi program tersebut berada di Desa Keliki, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar, Bali. DEB Keliki menjadi contoh keberhasilan pemanfaatan energi bersih untuk mendukung pengelolaan sampah dan ketahanan pangan berbasis pertanian ramah lingkungan.

Program ini memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi utama untuk operasional pengolahan sampah dan sistem pengairan sawah.

Keberhasilan program tersebut mendapat perhatian jajaran Dewan Komisaris Pertamina yang melakukan kunjungan langsung untuk melihat dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Ketua BUMDes Yowana Bakti Keliki sekaligus Local Hero DEB Keliki, I Wayan Sumada, menjelaskan bahwa desanya menghasilkan sekitar tujuh ton sampah setiap hari.

Kehadiran Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) sangat membantu masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih efektif dan berkelanjutan.

"Di Desa Keliki setidaknya menghasilkan sekitar 7 ton sampah per hari. Dengan produktivitas yang sangat tinggi tersebut, kehadiran TPS3R sangat membantu masyarakat untuk mengelola dan mengolah sampah," ujarnya.

Untuk mendukung pengelolaan sampah, Pertamina membangun PLTS berkapasitas 10,5 kWp yang mampu menghasilkan energi surya sebesar 14.256 kWh per tahun.

Selain menghemat biaya listrik hingga Rp21 juta per tahun, fasilitas ini juga mampu mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 13,7 ton CO2 ekuivalen per tahun.

Menurut Sumada, program tersebut turut meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah rumah tangga menjadi sampah organik, anorganik, dan residu.

"Saat ini kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sudah sangat tinggi berkat kerja sama kami dengan Pertamina. Kami mengelola sampah untuk dikembalikan ke alam sehingga semakin bermanfaat bagi lingkungan," katanya.

Selain mendukung pengelolaan sampah, PLTS juga dimanfaatkan untuk menggerakkan pompa air tanah bertenaga surya guna mengairi lahan pertanian selama musim kemarau.

Sistem ini melayani tujuh subak, yakni Tain Kambing, Sebali, Uma Desa Keliki, Jungut, Umelikode, Bangkiangsidem, dan Lauh Batu. PLTS untuk pengairan sawah memiliki kapasitas terpasang 17,5 kWp dengan produksi energi mencapai 84.000 kWh per tahun.

Kehadirannya mampu menghemat biaya listrik sekitar Rp35 juta per tahun sekaligus menekan emisi gas rumah kaca hingga 23,1 ton CO2 ekuivalen per tahun.

Dampak positif juga dirasakan sektor pertanian. Melalui penerapan pertanian organik yang didukung energi bersih, produktivitas padi meningkat signifikan.

Jika sebelumnya hasil panen hanya berkisar 5 hingga 5,5 ton per hektare, kini meningkat menjadi 8,7 ton per hektare setelah mendapatkan pendampingan dari Pertamina.

Komisaris Independen Pertamina, Raden Adjeng Sondaryani mengapresiasi keberhasilan DEB Keliki yang dinilai mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Program DEB Keliki menunjukkan komitmen Pertamina dalam memberikan dukungan kepada masyarakat melalui berbagai program yang dimiliki. Melihat keberhasilannya, kami berharap program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dapat terus memberikan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya.

Saat ini DEB Keliki telah berkembang menjadi ekosistem pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan melalui program Eco Village dan agrikultur.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pertamina Perkuat Budaya Literasi Lewat MindFUEL dan Peluncuran Tugu PertaLibs
Pertamina Perkuat Transformasi Digital Berbasis AI, Targetkan EBITDA US$300 Juta pada 2027
Pertamina Tekankan Peran Strategis NOC dalam Menjaga Ketahanan Energi
Pertamina Gandeng ERIA Kembangkan Riset Transisi Energi Berkelanjutan
Pertamina Kembali Gelar PGTC 2026, Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Energi
Pertamina Bukukan Transaksi dan Potensi Bisnis UMKM Rp10,6 Miliar di Inabuyer Expo 2026
komentar
beritaTerbaru