Sabtu, 10 Oktober 2026

Mentan: Penguatan Dolar Jadi Peluang, Pertanian Desa Perkuat Ekonomi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 12:50 WIB
Mentan: Penguatan Dolar Jadi Peluang, Pertanian Desa Perkuat Ekonomi Nasional
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Komoditas tersebut meliputi beras, jagung, bawang merah, cabai, daging ayam ras, telur ayam ras, gula konsumsi, dan sawit.

Meski demikian, pemerintah tetap mempercepat program swasembada untuk komoditas yang masih bergantung impor seperti bawang putih dan kedelai melalui perluasan areal tanam, penggunaan benih unggul, hingga penguatan kemitraan petani dengan industri pangan.

Selain fokus pada swasembada, pemerintah juga mendorong hilirisasi komoditas pangan dan perkebunan untuk meningkatkan nilai tambah ekspor nasional. Hilirisasi dilakukan pada sejumlah komoditas seperti kelapa, kakao, kopi, mete, lada, dan sawit.

Amran mencontohkan nilai ekspor kelapa Indonesia saat ini berkisar Rp20-26 triliun per tahun, namun melalui pengolahan produk turunan seperti virgin coconut oil (VCO), santan industri, dan pangan olahan, nilainya diproyeksikan meningkat hingga sekitar Rp60 triliun dalam jangka panjang.

Menurutnya, ketika desa mampu memenuhi kebutuhan dasarnya sendiri dan hasil pertanian diolah menjadi produk bernilai tinggi, maka penguatan dolar justru dapat menjadi peluang untuk memperbesar ekspor dan memperkuat ekonomi nasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemerintah Targetkan Tambah 600 Ribu Sapi Perah hingga 2029
Mentan Amran Siapkan Beasiswa bagi 20 Mahasiswa Palestina
Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun untuk Bangun Ekosistem Peternakan Terintegrasi
Kementan Siapkan hingga 2 Juta Hektare untuk Pengembangan Bioetanol Nasional
Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman, SPHP Ditambah 1 Juta Ton
Kementan Siapkan Rp28,02 Triliun untuk Perkuat Pertanian 2027
komentar
beritaTerbaru