Minggu, 14 Juni 2026

RS Bachtiar Djafar Perkuat Layanan Kesehatan di Tengah Tantangan SDM

Minggu, 02 Februari 2025 06:36 WIB
RS Bachtiar Djafar Perkuat Layanan Kesehatan di Tengah Tantangan SDM
Direktur RSUD H Bachtiar Djafar Medan, dr Irliyan Saputra SpOG.
Medan (buseronline.com) - RSUD H Bachtiar Djafar Medan terus berkomitmen meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat meskipun menghadapi kendala dalam ketersediaan tenaga medis, terutama dokter spesialis.

Direktur RSUD H Bachtiar Djafar Medan dr Irliyan Saputra SpOG mengungkapkan bahwa pihaknya tengah berupaya mengisi formasi tenaga medis yang masih kosong, termasuk dokter spesialis jantung dan kebidanan.

"Kami memahami bahwa beberapa spesialisasi masih perlu diisi, dan kami terus mencari solusi agar layanan kesehatan tetap optimal," ujar dr Irliyan saat menerima audiensi pengurus Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes).

Saat ini, rumah sakit memiliki sekitar 230 pegawai, termasuk tenaga kebersihan, dengan 98 perawat yang siap melayani pasien.

Pihak rumah sakit terus berusaha menambah tenaga medis agar semua lantai rawat inap dapat dioperasikan secara maksimal.

Meski menghadapi tantangan SDM, RS Bachtiar Djafar telah berhasil mengoptimalkan layanan kamar operasi yang kini beroperasi penuh.

"Ini menjadi langkah besar bagi kami dalam meningkatkan akses layanan kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat," jelasnya.

Sebagai upaya memperluas jangkauan layanan, rumah sakit juga berkolaborasi dengan puskesmas di sekitar untuk memastikan pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan dapat dirujuk dengan baik.

Koordinasi terus diperkuat agar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan lebih terpadu.

Dalam rangka memperkuat tenaga medis, rumah sakit aktif berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membuka lebih banyak formasi tenaga kesehatan melalui jalur PPPK dan CPNS.

"Kami berharap dengan tambahan tenaga baru, layanan di rumah sakit bisa semakin optimal," tambah dr Irliyan.

Sementara itu, terkait kebijakan terbaru BPJS Kesehatan, layanan gigi dasar kini dialihkan ke Puskesmas, sedangkan tindakan spesialis tetap dapat dilakukan di rumah sakit.

"Kami mengikuti regulasi yang ada dan tetap memastikan layanan kesehatan gigi spesialis tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.

Dengan berbagai langkah strategis yang dilakukan, RS Bachtiar Djafar terus berupaya memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat di tengah tantangan yang ada. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Bawa Botol Berisi Cairan Berbahaya saat Unras di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka
Prabowo Perkuat Pendidikan Nasional, MBG dan Teknologi Pembelajaran Jadi Prioritas
Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Swasembada Kedelai
Kemendikdasmen Perkuat Pelindungan Anak di Ruang Digital melalui Literasi dan Edukasi Keamanan Siber
Jateng Antisipasi Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi terhadap Harga Bahan Pokok
6.731 Peserta Ikuti SMM USU 2026, Meningkat 25 Persen dari Tahun Lalu
komentar
beritaTerbaru