Minggu, 05 Juli 2026

Pj Sekdaprov Dorong Peran TPAKD Perkuat Ekonomi Inklusif Sumut 2026

Minggu, 01 Maret 2026 06:18 WIB
Pj Sekdaprov Dorong Peran TPAKD Perkuat Ekonomi Inklusif Sumut 2026
Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap (kedua kanan) memimpin Rapat Pleno Penetapan Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (27/2/2026). (Dok/Di
Medan (buseronline.com) - Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut), Sulaiman Harahap, menegaskan bahwa Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) harus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi inklusif di Sumut pada 2026.

Pernyataan ini disampaikan saat membuka Rapat Pleno Penetapan Program Kerja TPAKD Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jumat.

Menurut Sulaiman, dilansir dari laman Diskominfo Sumut, pleno tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap program memiliki target terukur, indikator kinerja jelas, serta mekanisme monitoring dan evaluasi yang efektif.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, lembaga jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan.

“TPAKD harus jadi motor penggerak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, memperluas akses keuangan bagi masyarakat, serta mendukung pencapaian target pembangunan daerah tahun 2026,” ujarnya.

Sulaiman menambahkan bahwa pada 4 Februari 2026 telah dilaksanakan bimbingan teknis penyusunan program kerja TPAKD untuk memastikan arah kebijakan selaras dengan prioritas nasional dan pembangunan daerah.

“Secara khusus, Sumut telah menyusun 27 program kerja TPAKD yang diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan daerah serta prioritas nasional. Program ini mencerminkan komitmen nyata Pemprov Sumut dalam memperluas akses keuangan, mendukung UMKM, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta mendorong percepatan digitalisasi ekonomi daerah,” jelasnya.

Fokus program kerja TPAKD tahun 2026 mencakup beberapa pilar utama, yaitu membuka akses dan mendorong kesejahteraan melalui penguatan jaringan, mewujudkan masyarakat cerdas dan terlindungi melalui kampanye literasi keuangan, serta memperkuat manfaat akses dan pengelolaan keuangan melalui program Siswa Teladan “Satu Rekening Satu Pelajar” dan pengembangan UMKM Tangguh melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pilar lain adalah penguatan sinergi melalui klaster kemitraan sektor unggulan dan pengembangan UMKM digital.

“Saya mengajak kita semua bekerja dengan semangat kolaboratif, inovatif, dan akuntabel, demi terwujudnya Sumatera Utara yang inklusif secara keuangan, kuat secara ekonomi, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya,” tegas Sulaiman.

Rapat pleno ini turut dihadiri Kepala OJK Sumut Khoirul Muttaqien, para Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Sumut, perwakilan Ditjen Perbendaharaan Sumut, Kanwil Bank Indonesia, pimpinan industri jasa keuangan, serta pemangku kepentingan terkait lainnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
Tags
beritaTerkait
Kemendikdasmen Sempurnakan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
USU Buka Pendaftaran Seleksi Mahasiswa Mandiri Tahap II, Ini Jadwal dan Persyaratannya
Rico Waas: Indonesia City Expo Jadi Wadah Perkuat Produk Lokal Menuju Pasar Global
Kemenkes Ungkap Tiga Temuan Kasus Meninggalnya dr Icha, Siapkan Perpres Perlindungan Nakes
Wakil Wali Kota Medan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Dorong Promosi Potensi Daerah
Mesir Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Australia Lewat Adu Penalti
komentar
beritaTerbaru