Medan (buseronline.com) - Rumah Sakit Adam Malik kembali mengkampanyekan tata laksana atau penanganan penyakit kanker dalam rangka peringatan Hari Kanker Sedunia 2026.
Kegiatan yang dikemas dalam penyuluhan kesehatan oleh Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran Rumah Sakit (PKPRS) ini diikuti perwakilan puskesmas se-Kota Medan pada Jumat.
Penyuluhan menghadirkan sejumlah dokter ahli onkologi dari berbagai spesialisasi. Salah satunya Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU), Prof Dr dr Kamal Basri Siregar MHKes MKed(Surg) SpB Subsp Onk(K) FICS, yang membahas penatalaksanaan kanker tiroid — kanker yang menyerang kelenjar tiroid di bagian depan leher.
“Penyebab kanker tiroid tidak pasti, ia multifaktor. Sama halnya dengan kanker payudara dan kanker kulit. Sekitar 90 persen kanker dipengaruhi gaya hidup, sedangkan 10 persen karena faktor genetik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, secara klinis kasus kanker tiroid mencapai 19–39 persen dari populasi dewasa dan lebih banyak terjadi pada perempuan dengan rasio tiga banding satu dibanding laki-laki.
Materi lain disampaikan dokter spesialis obstetri dan ginekologi subspesialis onkologi ginekologi, dr Riza Rivany MKed(OG) SpOG(K) SubspOnk, mengenai deteksi dini dan tata laksana kanker serviks. Sementara dokter spesialis onkologi radiasi Montesqieu Silalahi memaparkan peran radioterapi dalam pelayanan kanker di RS Adam Malik.
Kegiatan dibuka oleh Plt Direktur Perencanaan, Keuangan, dan Layanan Operasional RS Adam Malik, Sri Wahyuni Sirait, yang mewakili Direktur Utama. Ia berharap tenaga kesehatan aktif mendampingi pasien kanker sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pola hidup sehat.
“Perlu adanya dukungan kepada penderita kanker agar mereka tidak merasa sendiri, serta edukasi gaya hidup sehat untuk pencegahan,” katanya.
Sebagai rumah sakit rujukan utama wilayah Sumatera bagian utara, RS Adam Malik terus memperkuat komitmen mendukung upaya pemerintah menurunkan angka kanker di Indonesia. Salah satunya melalui pelayanan onkologi paripurna yang menjadi layanan unggulan rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI tersebut.
Selain itu, RS Adam Malik tengah mempersiapkan Gedung Onkologi Terpadu delapan lantai yang ditargetkan selesai pada 2026. Fasilitas ini akan memiliki kapasitas 200 tempat tidur rawat inap, tiga kamar operasi, serta dilengkapi peralatan medis modern seperti SPECT CT, Gamma Camera, Linac, Brachytherapy, hingga PET Scan.
Melalui edukasi berkelanjutan dan peningkatan fasilitas layanan, rumah sakit berharap deteksi dini dan pengobatan kanker di Sumatera Utara dapat semakin optimal. (P3)
beritaTerkait
komentar