Minggu, 05 Juli 2026

RS Adam Malik Sabet Dua Penghargaan Nasional dari Kemenkes atas Capaian Kinerja 2025

Rabu, 18 Februari 2026 11:06 WIB
RS Adam Malik Sabet Dua Penghargaan Nasional dari Kemenkes atas Capaian Kinerja 2025
Plt Direktur Utama RS Adam Malik dr Zainal Safri bersama jajaran menunjukkan penghargaan pada ajang 3rd RS Kemenkes Award 2026 di Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Dok/Humas RS Adam Malik)

Medan (buseronline.com) - Rumah Sakit Adam Malik meraih dua penghargaan nasional dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atas capaian kinerja tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam ajang 3rd RS Kemenkes Award 2026 di Jakarta, Kamis.


Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RS Adam Malik, Zainal Safri, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.


“Perjalanan kita di tahun 2025 menghasilkan dua penghargaan dari Kemenkes. Satu dari rawat jalan, dan satu lagi dari instalasi gawat darurat (IGD). Terima kasih untuk kita semua. Untuk layanan lain, kita juga sudah dekat dengan prestasi, tapi memang harus kita tingkatkan lagi supaya bisa kita capai lebih banyak lagi tahun ini,” ujarnya, Senin (9/2/2026).


Ia menjelaskan, penghargaan yang diterima berkaitan dengan capaian waktu pelayanan sepanjang 2025. RS Adam Malik meraih Peringkat I RS Kemenkes dengan waktu pelayanan IGD terbaik tahun 2025 kategori RS Umum, serta Peringkat III RS Kemenkes dengan waktu pelayanan rawat jalan terbaik tahun 2025 kategori RS Umum.


“Kita mampu memenuhi target waktu pelayanan IGD di bawah empat jam, dan menjadi peringkat satu terbaik di antara seluruh RS umum di bawah Kemenkes. Sedangkan untuk pelayanan rawat jalan, kita sudah bisa memberikan pelayanan dalam waktu dua jam tanpa pemeriksaan penunjang,” jelasnya.


Ke depan, pihaknya menargetkan percepatan layanan pemeriksaan penunjang agar dapat dilakukan pada hari yang sama tanpa penjadwalan ulang, guna meningkatkan kepuasan dan keselamatan pasien.


Selain capaian penghargaan, dr Zainal juga menyoroti peningkatan Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat hunian tempat tidur sepanjang 2025. Berdasarkan laporan kinerja, rumah sakit vertikal Kemenkes di Sumatera Utara dengan kapasitas 758 tempat tidur tersebut mencatatkan BOR sebesar 94,6 persen.


Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan 84,07 persen pada 2024, sekaligus melampaui standar ideal BOR menurut Kemenkes RI yang berada pada kisaran 60–85 persen.


“Di tahun 2025, BOR kita sudah di atas 90 persen. Artinya, rumah sakit ini selalu terisi penuh. Kita sudah melakukan upaya untuk menambah tempat tidur, tapi baru bisa terealisasi tahun depan, atau paling cepat di akhir tahun ini,” katanya.


Peningkatan juga terjadi pada jumlah kunjungan pasien. Sepanjang 2025, kunjungan pasien IGD mencapai 31.817 atau naik 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, kunjungan rawat jalan meningkat 17 persen dengan total 392.815 kunjungan.


Capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan RS Adam Malik sekaligus menjadi tantangan bagi manajemen untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan secara berkelanjutan. (P3)

Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Kemenkes Ungkap Tiga Temuan Kasus Meninggalnya dr Icha, Siapkan Perpres Perlindungan Nakes
Wakil Wali Kota Medan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Dorong Promosi Potensi Daerah
Mesir Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Australia Lewat Adu Penalti
Kemendikdasmen Perkuat Pendataan Prasarana Sekolah untuk Percepat Revitalisasi hingga 2028
Argentina Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Tundukkan Cape Verde 3-2
PSSI Gelar Kongres Tahunan 3 Agustus, Delegasi akan Saksikan Laga Indonesia vs Vietnam
komentar
beritaTerbaru