Asahan (buseronline.com) - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut) menggelar Pelatihan Desa Siaga Bencana Tahun 2026 di Desa Buntu Pane, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, pada 3–5 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN dalam memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi potensi bencana.
Pelatihan tersebut dihadiri Camat Buntu Pane, Moh Ibnu Afandi; Kepala Desa Buntu Pane, Manten Aperi Simbolon; Kepala Kompi BPBD Provinsi Sumatera Utara, Daniel Dachi; serta Officer Komunikasi dan TJSL PLN UIP Sumbagut, Divo Hutabarat, bersama unsur masyarakat setempat.
Selama kegiatan, peserta diberikan pembekalan teori dan praktik lapangan, termasuk pembentukan Tim Siaga Bencana Desa, penyusunan peta risiko bencana, pelatihan teknik evakuasi dan water rescue, serta pengelolaan dapur umum dan shelter secara efektif dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.
Camat Buntu Pane, Moh Ibnu Afandi, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Pelatihan Desa Siaga Bencana oleh PLN UIP Sumbagut. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan menghadapi kondisi darurat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Buntu Pane, Manten Aperi Simbolon, menambahkan, “Dengan adanya pelatihan dan pembentukan Tim Siaga Bencana Desa, kami optimistis Desa Buntu Pane akan menjadi desa yang lebih siap, tangguh, dan sigap dalam menghadapi berbagai potensi bencana ke depan.”
General Manager PLN UIP Sumbagut, Dewanto, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung ketangguhan masyarakat.
“PLN tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga berperan aktif dalam membangun kapasitas sosial masyarakat. Melalui Pelatihan Desa Siaga Bencana ini, kami berharap masyarakat Desa Buntu Pane memiliki kesiapan, pengetahuan, dan koordinasi yang baik dalam menghadapi potensi bencana,” ujar Dewanto.
Dengan kegiatan ini, PLN UIP Sumbagut berharap tercipta sinergi yang kuat antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menciptakan desa tangguh bencana sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Asahan. (P3)
beritaTerkait
komentar