Selasa, 30 Juni 2026

Pemprov Sumut Alokasikan Rp1,9 T untuk Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi

Jumat, 30 Januari 2026 09:12 WIB
Pemprov Sumut Alokasikan Rp1,9 T untuk Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi
Kepala Bidang Perencanaan Dinas PUPR Sumatera Utara Rizal Hasibuan (tengah) menyampaikan paparan rencana anggaran pembangunan infrastruktur tahun 2026 dalam temu pers yang digelar Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 T untuk pembangunan infrastruktur pada tahun anggaran 2026. Anggaran tersebut disiapkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan berkelanjutan di berbagai wilayah Sumatera Utara.


Hal itu disampaikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut dalam temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu.


“Pagu indikatif terhadap rencana pembangunan infrastruktur tahun 2026 sebesar Rp1,9 T,” ujar Kepala Bidang Perencanaan Dinas PUPR Sumut, Rizal Hasibuan.


Rizal menjelaskan, anggaran tersebut dialokasikan ke sejumlah program prioritas, di antaranya Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang kebinamargaan sebesar Rp690 M, serta Proyek Strategis Daerah (PSD) bidang kebinamargaan senilai Rp356 M.


Selain itu, PHTC bidang sumber daya air dianggarkan sebesar Rp258 M, sementara PSD bidang sumber daya air memperoleh alokasi Rp57 M. Program-program tersebut merupakan bagian dari kebijakan pembangunan infrastruktur terintegrasi yang menjadi prioritas Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution melalui Program Hasil Terbaik Cepat Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI).


Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, dilansir dari laman Diskominfo Sumut, Pemprov Sumut juga menyiapkan anggaran untuk penanganan pascabencana. Untuk bidang kebinamargaan, anggaran pascabencana dialokasikan sebesar Rp151 M, sedangkan untuk bidang sumber daya air sebesar Rp59 M.


Dinas PUPR Sumut juga menganggarkan pengadaan alat berat dengan nilai Rp46 M. Pengadaan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi bencana, mengingat pada masa tanggap darurat bencana tahun 2025 lalu, ketersediaan alat berat dinilai masih terbatas.


“Saat tanggap darurat bencana tahun lalu kita agak keteteran dalam hal alat berat. Karena itu, pengadaan ini penting untuk mempercepat penanganan bencana ke depan,” ungkap Rizal.


Pada kesempatan yang sama, Rizal turut memaparkan capaian pembangunan infrastruktur tahun 2025. Ia menyebutkan bahwa kondisi jalan mantap di Sumatera Utara telah mencapai 75 persen dari total panjang jalan provinsi yang mencapai 3.005 kilometer.


Pemprov Sumut berharap alokasi anggaran infrastruktur tahun 2026 ini dapat mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta memperkuat ketahanan daerah terhadap bencana, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
BKPDM Perbarui Capaian Pembelajaran Agama dan Budi Pekerti
Pemkab Taput Kukuhkan Kampung Siaga Bencana Saoloan di Adian Koting
Prabowo: Kampus Harus Jadi Pusat Inovasi dan Solusi bagi Kemajuan Bangsa
Prabowo: Teknologi Harus Jadi Solusi Percepat Penyelesaian Masalah Bangsa
Nawal Arafah Yasin Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Lewat Edukasi Kesehatan Reproduksi
KPK Perkuat Kampanye Antikorupsi Lewat Storytelling dan Desain Visual
komentar
beritaTerbaru