Bripda Fikas Biyan Aswari Sabet Juara 2 di Adidas International Karate Open 2026
Jakarta Selatan (buseronline.com) Personel Resimen III Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri kembali menorehkan prestasi membanggakan di bida
Olahraga 36 menit lalu
Karo (buseronline.com) - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan komitmen dan keberpihakan pemerintah kepada petani melalui penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri panen raya padi di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Selasa.
Dalam sambutannya, dilansir dari laman Diskominfo Sumut, Wagub Surya menekankan bahwa petani merupakan pilar utama ketahanan pangan daerah yang harus mendapat dukungan berkelanjutan dari pemerintah.
“Melalui momentum panen raya ini, saya ingin menegaskan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan petani berjalan sendiri. Kita akan terus memperkuat infrastruktur pertanian, terutama irigasi, meningkatkan kualitas jaringan air, memperluas akses pembiayaan, serta mendorong penerapan teknologi pertanian modern,” ujar Surya.
Ia menyampaikan, Kabupaten Karo memiliki peran strategis dalam peta ketahanan pangan Sumatera Utara. Panen raya padi di Desa Lau Mulgap tidak hanya menjadi simbol keberhasilan produksi, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat.
“Desa Lau Mulgap dihuni sekitar 1.200 jiwa, dan padi menjadi motor utama ekonomi desa. Panen ini menciptakan pendapatan bagi puluhan keluarga petani, menggerakkan ekonomi lokal, serta menjaga daya beli masyarakat,” ucapnya.
Meski selama ini dikenal sebagai sentra hortikultura, Surya menegaskan bahwa Kabupaten Karo juga berkontribusi signifikan sebagai daerah penghasil padi. Hal tersebut menunjukkan pembangunan sektor pertanian di Sumut berjalan secara terintegrasi dan saling menguatkan antarwilayah.
Berdasarkan data yang disampaikan, produksi padi di Kabupaten Karo pada Desember 2025 diperkirakan mencapai 1.133 ton gabah kering giling (GKG). Sementara itu, total produksi padi sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 126.864 ton GKG, dengan nilai perputaran ekonomi diperkirakan mencapai Rp824 miliar.
Menurut Wagub, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai dukungan yang telah disalurkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kepada Kabupaten Karo sepanjang 2025. Bantuan tersebut meliputi benih padi seluas 500 hektare, benih jagung 550 hektare, pestisida 750 liter, pupuk NPK 15 ton, benih cabai merah 14 hektare, serta benih bawang merah 5 hektare.
Selain itu, Pemprov Sumut juga menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian, antara lain 6 unit corn sheller mobile, 5 unit solar dryer dome, 5 unit gudang pascapanen, 4.000 unit perangkap lalat buah, 4 unit handtraktor, dan 9 unit cultivator.
“Mari kita jadikan panen raya ini sebagai penguat optimisme dan semangat bersama. Dengan kebijakan yang tepat, infrastruktur yang kuat, serta keberpihakan yang jelas kepada petani, Sumatera Utara mampu berdiri tegak sebagai provinsi yang tangguh dalam ketahanan pangan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Karo Antonius Ginting menyampaikan bahwa panen raya padi tersebut merupakan wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Karo terhadap program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.
“Pangan merupakan urusan strategis yang menyangkut kedaulatan bangsa, stabilitas ekonomi, dan kesejahteraan rakyat. Karena itu, Kabupaten Karo siap menjadi bagian penting dari gerakan besar nasional untuk meningkatkan produksi, memperluas tanam, memperkuat irigasi, mendorong modernisasi pertanian, serta menjaga keberlanjutan produksi pangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kawasan Paya Lah Lah yang berada di Kecamatan Mardingding dan Lau Baleng merupakan lahan rawa yang telah lama menjadi salah satu sentra pangan strategis di Kabupaten Karo. Luas daerah irigasi rawa Paya Lah Lah tercatat sekitar 3.300 hektare.
Pada tahun 2025, lahan yang difokuskan untuk produksi seluas 1.500 hektare yang mencakup tujuh desa, yakni Batu Rongkam, Buluh Pancur, Rambah Tampu, Lau Solu, Lau Mulgap, Tanjung Pamah, dan Mbal-mbal Petarum. Dengan produktivitas padi sawah sekitar 6,66 ton per hektare, produksi padi di kawasan tersebut diperkirakan mencapai 43.956 ton dalam dua musim tanam.
“Ketika pemerintah hadir, program pusat dan daerah bersinergi, serta petani bekerja dengan semangat, maka hasilnya adalah panen yang melimpah, kesejahteraan masyarakat, dan ketahanan pangan yang kuat,” pungkas Bupati Antonius. (R)
Jakarta Selatan (buseronline.com) Personel Resimen III Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri kembali menorehkan prestasi membanggakan di bida
Olahraga 36 menit lalu
New York (buseronline.com) Timnas Belanda menutup rangkaian laga uji coba menjelang Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 21 atas U
Olahraga satu jam lalu
Medan (buseronline.com) Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program prioritas yang men
Ekonomi 2 jam lalu
Lille (buseronline.com) Timnas Prancis menutup rangkaian pertandingan uji coba menjelang Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 31
Olahraga 3 jam lalu
Puebla (buseronline.com) Timnas Spanyol meraih kemenangan meyakinkan 31 atas Peru dalam laga persahabatan internasional yang berlangsung
Olahraga 3 jam lalu
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif
Ekonomi 14 jam lalu
Balige (buseronline.com) Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kiran
Ekonomi 14 jam lalu
Jayapura (buseronline.com) Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama Polres Sarmi menangkap seorang pria berinisial YK (52) yang did
Hukum & Peristiwa 15 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mengawal pemulihan layanan pendidikan bagi satu
Pendidikan 16 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Satgas Pangan Polri mulai menyelidiki dugaan praktik kartel dan persekongkolan harga Tandan Buah Segar (TBS) kel
Hukum & Peristiwa 17 jam lalu