Minggu, 12 Juli 2026

Pulihkan Trauma Anak TK Terdampak Bencana, Brimob Polda Sumut Lakukan Edukasi di Tapsel

Rabu, 21 Januari 2026 06:10 WIB
Pulihkan Trauma Anak TK Terdampak Bencana, Brimob Polda Sumut Lakukan Edukasi di Tapsel
Personel Brimob Polda Sumatera Utara berfoto bersama anak-anak TK ABA Huta Godang usai kegiatan edukasi dan trauma healing di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (19/1/2026). (Dok/Humas Polri)
Sumatera Utara (buseronline.com) - Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara Batalyon C menggelar kegiatan edukasi dan trauma healing bagi anak-anak TK ABA Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin. Kegiatan ini ditujukan untuk membantu pemulihan psikologis anak-anak yang terdampak bencana alam di wilayah tersebut.

Kegiatan trauma healing tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak pascabencana, agar mereka dapat kembali ceria, mengurangi rasa takut, serta memulihkan semangat belajar yang sempat terganggu akibat peristiwa bencana.

Dalam pelaksanaannya, dilansir dari laman Humas Polri, personel Brimob Polda Sumut mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas yang bersifat edukatif dan menyenangkan. Beragam permainan interaktif, kegiatan bernyanyi bersama, serta komunikasi yang hangat dilakukan untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi anak-anak.

Selain itu, personel Brimob juga memberikan edukasi dasar terkait langkah-langkah sederhana penyelamatan diri saat terjadi bencana banjir. Edukasi tersebut disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan disesuaikan dengan usia anak-anak, sehingga pesan keselamatan dapat diterima dengan baik.

Kabag Penum Ropenmas Divisi Humas Polri, Kombes Pol Erdi A Chaniago, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam membantu pemulihan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak sebagai kelompok rentan pascabencana.

“Trauma healing yang dilakukan oleh personel Brimob Polda Sumut ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap anak-anak korban bencana. Kami ingin mereka kembali merasa aman, tenang, dan dapat menjalani aktivitas belajar seperti sediakala,” ujar Kombes Pol Erdi A Chaniago.

Ia menegaskan, pemulihan psikologis anak-anak pascabencana menjadi hal yang sangat penting agar mereka tidak terus dibayangi rasa takut dan kecemasan berkepanjangan.

“Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan terdampak secara psikologis saat bencana terjadi. Oleh karena itu, Polri hadir memberikan pendampingan agar mereka bisa kembali ceria, berani, dan memiliki semangat untuk bersekolah,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para orang tua murid. Anak-anak tampak antusias dan gembira mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang digelar oleh personel Brimob Polda Sumut.

Melalui program edukasi dan trauma healing ini, diharapkan anak-anak terdampak bencana di Kecamatan Batang Toru dapat pulih secara mental dan emosional, merasa lebih aman, serta kembali menjalani aktivitas belajar dengan penuh semangat dan keceriaan.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan kemanusiaan serta pemulihan pascabencana. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pemprov Sumut Targetkan 7,3 Juta Warga Nikmati Cek Kesehatan Gratis pada 2026
Jateng Perluas Pemanfaatan CNG, Presiden Prabowo Jadikan Percontohan Nasional
Rico Waas Dorong Promosi UMKM Medan Lewat Kunjungan Delegasi Korea Selatan
177 Guru Ikuti Upskilling dan Reskilling Vokasi Seni dan Budaya Gelombang II
Pemerintah Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Eliminasi Kusta
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan PM-KKA, Guru Bisa Tingkatkan Kompetensi Secara Daring
komentar
beritaTerbaru