Medan (buseronline.com) - Pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) Kota Medan resmi dimulai dengan pencanangan pembangunan di Jalan Flamboyan II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin.
Kegiatan ini menjadi bagian dari peluncuran serentak 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Pencanangan pembangunan SR di Kota Medan dihadiri oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Wakil Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatera Utara, Dirjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Eva, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti, dan Camat Medan Tuntungan, Berani Perangin-angin.
Wiriya Alrahman menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan program strategis nasional tersebut dan menegaskan dukungan Pemko Medan terhadap program pemerintah pusat.
“Pemko Medan mendukung penuh program Bapak Presiden RI Prabowo Subianto. Hari ini kita bersyukur dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan,” kata Wiriya.
Sekolah Rakyat ini dibangun di atas lahan milik Pemko Medan dengan Alas Hak Pengelolaan (HPL) nomor 1 Tanjung Selamat tahun 1990. Dari total luas HPL 26 hektare, Pemko Medan telah menghibahkan lahan seluas 6 hektare kepada Kementerian Sosial RI untuk pembangunan sekolah tersebut. Sekolah ini ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2026.
Menurut Wiriya, dilansir dari laman Diskominfo Medan, kehadiran SR tidak hanya akan meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kota Medan, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Sekolah ini akan memberikan manfaat ganda, yakni pendidikan berkualitas bagi anak-anak dan dampak positif terhadap ekonomi lokal. Kami mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa agar pembangunan Sekolah Rakyat berjalan lancar dan optimal,” ujar Wiriya.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjung Selamat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sejalan dengan target nasional menghadirkan pendidikan inklusif dan berkualitas di seluruh Indonesia. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar