Selasa, 07 April 2026

Wali Kota Medan Pacu Peningkatan Keuangan Daerah Lewat Smart Tax dan Opsen PKB

Sabtu, 13 Desember 2025 11:20 WIB
Wali Kota Medan Pacu Peningkatan Keuangan Daerah Lewat Smart Tax dan Opsen PKB
Wali Kota Medan bersama sejumlah pejabat menekan tombol sebagai tanda dibukanya Sosialisasi Opsen PKB dan Launching Smart Tax di Hotel Arya Duta, Medan, Kamis (11/12/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan komitmen untuk memperkuat kemandirian finansial Kota Medan. Hal ini disampaikan saat membuka acara Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sekaligus Launching Aplikasi Smart Tax di Hotel Arya Duta, Kamis.

“Kota ini hanya bisa maju apabila memiliki kekuatan financial yang baik. Artinya apabila finansial kita kuat dan mandiri, maka banyak pekerjaan besar yang dapat kita lakukan,” ujar Rico Waas.

Rico Waas menekankan bahwa pajak yang diperoleh dari masyarakat harus dikembalikan dalam bentuk pembangunan, sehingga pengelolaan pajak daerah harus dilakukan secara maksimal, transparan, dan berintegritas.

“Kita ingin menjadikan kota ini terus bergerak maju menjadi kota metropolitan dan menjadi simbol bagian barat Indonesia. Apabila itu bisa kita capai, negara lain akan melirik kita untuk berinvestasi,” tambahnya.

Untuk memperkuat kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, Rico menekankan pentingnya sosialisasi Opsen PKB dan digitalisasi melalui aplikasi Smart Tax.

“Terkait Opsen PKB, Bapenda harus memperkuat sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kita patut bersyukur, karena sekarang pembagian pajak kendaraan bisa langsung masuk ke kita,” kata Rico.

Sedangkan Smart Tax dinilai akan memperkuat sistem pelaporan pajak secara digital sehingga dapat mencegah kebocoran Pajak Daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya berharap sistem digitalisasi ini semakin memperkuat Bapenda dalam mencegah kebocoran pajak sehingga mampu meningkatkan PAD Kota Medan secara signifikan,” harap Rico.

Kepala Bapenda Kota Medan, M Agha Novrian, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada stakeholder pemerintahan daerah, termasuk BUMN, BUMD, dan perbankan, mengenai mekanisme Opsen PKB.

“Kami mengimbau untuk segera melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Apalagi saat ini Pemerintah Provinsi memiliki program pemutihan pajak kendaraan, jadi harus dimanfaatkan sebaiknya, mengingat saat ini sudah memasuki akhir tahun,” ujar Agha.

Terkait Smart Tax, Agha menambahkan aplikasi ini memiliki berbagai fungsi, mulai dari pendaftaran wajib pajak, pembayaran pajak, pencetakan bukti pelunasan, hingga pelaporan pajak bagi warga.

Acara ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Medan H Zulkarnaen, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah, serta camat sekota Medan. Beberapa narasumber yang hadir antara lain Rizki Widiasmoro (Analis Keuangan Pusat dan Daerah, Direktorat Pendapatan Daerah Kemendagri), Fariz Haholongan Hutagalung (Kabid PSIPD Bapenda Sumut), Rizki Romodhon (Kepala Cabang Jasa Raharja Kota Medan), dan Iptu Chairil (Pamin 2 Subbid Regident Ditlantas).

Melalui kegiatan ini, Pemko Medan berharap penguatan pengelolaan pajak kendaraan dan digitalisasi sistem perpajakan dapat meningkatkan PAD secara signifikan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Medan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemko Medan Dorong Budaya Melayu Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku
Pemkab Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan PAUD
Wali Kota Bandung Tekankan Pelestarian Kawasan Bersejarah
Sepolwan Gelar Latkapuan Pendidik untuk Tingkatkan Profesionalisme SDM Polri
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
komentar
beritaTerbaru