Kamis, 09 April 2026

Jelang Nataru 2025–2026, Bulog Sumut Tegaskan Stok Bahan Pokok Aman Terkendali

Kamis, 27 November 2025 11:09 WIB
Jelang Nataru 2025–2026, Bulog Sumut Tegaskan Stok Bahan Pokok Aman Terkendali
Wakil Pimpinan Perum Bulog Sumut, Erwin Budiana (tengah), bersama Kabid Pembinaan Usaha Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut, Wira Lubis (kiri), dan Kabid IKP Dinas Kominfo Sumut, Porman Juanda (kanan), saat Temu Pers di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur
Medan (buseronline.com) - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memastikan ketersediaan bahan pokok berada dalam kondisi aman.

Strategi penyaluran bantuan pangan dan penyerapan gabah dari petani menjadi langkah utama untuk menjaga stok sekaligus menstabilkan harga pasar.

Kepastian ini disampaikan Wakil Pimpinan Bulog Sumut, Erwin Budiana, saat Temu Pers yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Selasa. Acara dihadiri juga oleh Kabid Pembinaan Usaha Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut, Wira Lubis, serta Kabid IKP Dinas Kominfo Sumut, Porman Juanda.

Erwin menjelaskan, ketersediaan pasokan beras Bulog secara nasional mencapai 3,4 juta ton, dengan 34 ribu ton berada di Sumut – jumlah tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan Bulog. Selain beras, Bulog juga mengelola stok minyak goreng 2,5 juta liter, jagung 1.400 ton, dan gula pasir 285 ton.

“Stok yang ada masih mencukupi hingga Desember, terutama untuk menghadapi perayaan Natal,” ujar Erwin.

Untuk penyaluran bantuan pangan beras, Bulog Sumut memiliki pagu 16.899 ton, dengan realisasi sekitar 3.000 ton dan sisa salur 13.800 ton. Dari total 34.000 ton stok yang dimiliki, sekitar 20.000 ton siap digunakan untuk kebutuhan Nataru.

Program bantuan pangan yang semula dijadwalkan berakhir November, kata Erwin, juga akan diajukan perpanjangan hingga Desember, mengingat kebutuhan meningkat menjelang Nataru.

Selain itu, Bulog tetap menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan realisasi sekitar 500 ton. Dengan estimasi 35 hari menuju akhir Desember dan stok 20 ribu ton yang masih tersedia, Erwin memastikan kebutuhan masyarakat tetap aman.

“Stok akan terus bertambah seiring penyerapan gabah dari petani lokal. Ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, termasuk minyak goreng dan gula. Untuk menghadapi Natal hingga awal tahun, pasokan aman,” tegas Erwin.

Kegiatan ini menegaskan peran Bulog Sumut sebagai penyangga pangan dan pengendali harga, sehingga masyarakat dapat menghadapi musim libur tanpa khawatir kekurangan kebutuhan pokok. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
Tags
beritaTerkait
Puncak Proyek Kokurikuler SMAN 1 Cisarua Tampilkan Kreativitas dan Inovasi Siswa
Disdik Kota Bandung Intensifkan Sosialisasi SPMB 2026
Pemkab Batang Luncurkan Gerakan “Sak Minggu Sak Buku” untuk Tingkatkan Literasi Anak
Prabowo Perintahkan Menteri ESDM Evaluasi Total IUP di Kawasan Hutan
Medan Masih Rawan, Evakuasi Longsor di Desa Sembahe Tetap Berjalan
Kemendikdasmen Dorong Transformasi Budaya Kerja dan Gerakan Hemat Energi
komentar
beritaTerbaru