Jumat, 29 Mei 2026

Wakil Wali Kota Medan: Atlet Jangan Jadi Korban Persoalan Organisasi

Minggu, 02 November 2025 06:05 WIB
Wakil Wali Kota Medan: Atlet Jangan Jadi Korban Persoalan Organisasi
Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, menerima audiensi pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Medan di Balai Kota Medan, Kamis (30/10/2025). (Dok/Diskominfo Medan)
Medan (buseronline.com) - Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, menegaskan bahwa permasalahan internal dalam organisasi olahraga tidak boleh sampai merugikan, apalagi mengorbankan masa depan para atlet.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Medan di Balai Kota Medan, Kamis.

Menurut Zakiyuddin, konflik atau perbedaan pendapat dalam organisasi seharusnya tidak berdampak pada kesempatan atlet untuk berkompetisi. Ia menyayangkan kondisi yang menyebabkan atlet pencak silat Kota Medan gagal mengikuti pertandingan karena masalah administratif.

“Saya malu dengan kejadian ini. Yang pada akhirnya mengorbankan atlet pencak silat kita tidak bisa bertanding,” ujarnya dengan nada prihatin.

Wakil Wali Kota juga menegaskan, seharusnya atlet tetap dapat bertanding di berbagai ajang meskipun organisasi sedang mengalami persoalan internal.

Ia mengingatkan bahwa pembinaan olahraga tidak hanya soal struktur organisasi, melainkan juga tanggung jawab moral terhadap para atlet yang telah berlatih keras demi mengharumkan nama daerah.

“Jangan sampai atlet-atlet pencak silat kita yang menjadi korban, kasihan mereka. Apalagi tahun depan banyak event penting yang seharusnya bisa mereka ikuti,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Zakiyuddin didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan, Tengku Chairuniza, serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Andi Yudhistira.

Sementara itu, Penasehat IPSI Kota Medan, Endang Sinaga, melaporkan bahwa pihaknya telah menyelesaikan Musyawarah Kota (Muskot) untuk memilih ketua baru IPSI Kota Medan. Namun, hingga kini Surat Keputusan (SK) pengurus yang baru belum juga ditandatangani, sehingga menghambat jalannya kegiatan organisasi.

“Kami melaporkan bahwa muskot telah dilaksanakan, namun hingga saat ini SK pengurus IPSI yang baru belum juga ditandatangani, sehingga menghambat kinerja organisasi. Untuk itu kami mohon bimbingan dari Bapak Wakil Wali Kota Medan,” jelas Endang.

Menanggapi hal itu, Zakiyuddin berharap semua pihak dapat mengutamakan kepentingan atlet dan menjaga sportivitas dalam menyelesaikan persoalan internal organisasi. Ia juga meminta Dinas Pemuda dan Olahraga untuk memfasilitasi komunikasi antara pihak-pihak terkait agar masalah ini segera menemukan solusi.

Dengan demikian, diharapkan kegiatan pembinaan dan prestasi olahraga, khususnya pencak silat di Kota Medan, dapat kembali berjalan normal tanpa merugikan para atlet yang menjadi aset penting bagi masa depan olahraga daerah. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
Pemko Medan Beri Jaminan Kesehatan Korban Begal, Keluarga Apresiasi Respons Cepat Wali Kota Rico Waas
Jateng Siapkan Pariwisata dan Ekonomi Syariah Jadi Motor Baru Ekonomi 2027
Pemprov Jateng Borong Penghargaan Pendidikan Nasional 2026
Kakorlantas Polri: Keselamatan Lalu Lintas Merupakan Investasi Terbesar Bangsa
Sopir Taksi Online Diduga Ngamuk dan Rusak Mobil Pengendara di Tol JORR Pondok Pinang
Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Infrastruktur 2026
komentar
beritaTerbaru