Selasa, 07 April 2026

Sektor Pangan Olahan Jadi Andalan Penggerak Ekonomi Kreatif Medan

Senin, 27 Oktober 2025 11:30 WIB
Sektor Pangan Olahan Jadi Andalan Penggerak Ekonomi Kreatif Medan
Kabid Koperasi UKM Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Medan, Anwat Syarif (tengah), bersama para narasumber dan peserta berfoto bersama usai pembukaan Program Orang Tua Angkat (OTA) bagi UMK Pangan Olahan di Hotel Santika Premiere Dyandra Me
Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa sektor pangan olahan merupakan salah satu tulang punggung ekonomi kreatif di Kota Medan.

Melalui dapur-dapur kecil dan tangan-tangan kreatif para pelaku usaha mikro kecil (UMK), lahir produk-produk yang tak hanya lezat, tetapi juga membuka lapangan kerja serta menggerakkan perekonomian masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutan tertulis Wali Kota Medan yang dibacakan oleh Kabid Koperasi UKM Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Anwat Syarif, pada kegiatan Program Orang Tua Angkat (OTA) bagi UMK Pangan Olahan yang berkolaborasi dengan BPOM, sekaligus pembukaan Grand Baking Demo bersama Anchor Food Professionals bertema “Elevate Your Excellence”, di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Sabtu.

Kegiatan yang diikuti sekitar 200 pelaku UMKM pangan olahan se-Kota Medan itu turut dihadiri Wakil Ketua Umum PHRI Sumut, Melkhy Waas, serta National Sales Manager Operasional Anchor Food Professionals, Sumarno.

Dalam sambutannya, Wali Kota Medan menyebut kegiatan tersebut sebagai wujud nyata sinergi antara pemerintah, lembaga pengawas, dan sektor swasta dalam mendorong peningkatan daya saing UMKM pangan olahan di Kota Medan.

Rico juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMK, mulai dari standar mutu dan keamanan pangan, inovasi produk, hingga kemampuan branding dan pemasaran.

Melalui Program OTA, para pelaku UMK akan mendapatkan pendampingan langsung dari mentor berpengalaman, termasuk dari dunia industri dan lembaga profesional seperti Anchor Food Professionals, agar produk lokal Medan semakin unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Tema yang diangkat hari ini, Elevate Your Excellence, sangat relevan. Kita tidak hanya diajak untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun mentalitas unggul, disiplin, dan inovatif. Inilah semangat yang sejalan dengan visi kita: Medan Berbudaya, Medan Maju, Medan Inklusif,” ujar Rico dalam sambutannya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PHRI Sumut, Melkhy Waas, mengapresiasi kolaborasi antara Anchor/Fonterra dan pelaku UMKM yang terus berupaya meningkatkan kapasitas, kualitas, dan daya saing produk pangan olahan.

Menurutnya, tema “Elevate Your Excellence” bukan sekadar slogan, melainkan semangat bersama untuk mendorong UMKM naik kelas dan memperluas skala usaha agar mampu bersaing di pasar global.

“UMKM adalah urat nadi perekonomian daerah, bahkan nasional. Di Sumatera Utara, potensi produk unggulan sangat beragam dari kuliner khas, wastra tradisional, hingga produk kreatif digital. Namun untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif, dibutuhkan penguatan di berbagai aspek,” ujar Melkhy.

Ia juga menjelaskan tiga fokus utama kolaborasi Anchor/Fonterra dengan pelaku UMKM, yakni:

1. Meningkatkan kualitas produk melalui pelatihan, pendampingan, dan sertifikasi mutu seperti Halal dan SNI.

2. Memajukan skala usaha dengan membuka akses permodalan, teknologi digital, dan kemitraan dengan industri besar.

3. Memberdayakan sumber daya manusia (SDM) UMKM melalui pelatihan manajemen, keuangan, dan pemasaran digital.

Dengan berbagai inisiatif tersebut, sektor pangan olahan diharapkan terus menjadi penggerak utama ekonomi kreatif Kota Medan serta memperkuat posisi UMKM sebagai pilar pembangunan ekonomi daerah. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Bupati Taput Temui Kepala BBPJN Sumut
Pemko Medan Dorong Budaya Melayu Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku
Pemkab Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan PAUD
Wali Kota Bandung Tekankan Pelestarian Kawasan Bersejarah
Sepolwan Gelar Latkapuan Pendidik untuk Tingkatkan Profesionalisme SDM Polri
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
komentar
beritaTerbaru