Selasa, 07 April 2026

Dana MBG Rp187 M, Bupati JTP Hutabarat Tekankan TAPD Taput Gunakan Anggaran Tepat Sasaran

Selasa, 21 Oktober 2025 14:47 WIB
Dana MBG Rp187 M, Bupati JTP Hutabarat Tekankan TAPD Taput Gunakan Anggaran Tepat Sasaran
Bupati JTP Hutabarat saat memimpin rapat pada Selasa (21/10/2025).
Tarutung (buseronline.com) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Dr Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat SSi MSi, mengingatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mengoptimalkan penggunaan anggaran secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Peringatan itu disampaikan Bupati JTP saat memimpin rapat bersama Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Petani Milenial, dan TAPD dalam pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Taput, Tarutung, Selasa.

Dalam arahannya, JTP menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan pemerintah dan pelaku lapangan untuk memastikan anggaran yang digunakan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Pemerintah memang berperan dalam penyusunan kebijakan dan pengalokasian anggaran, namun pelaku utama di lapangan adalah masyarakat, terutama Petani Milenial dan kelompok tani,” ujar JTP.

Lebih lanjut, JTP menjelaskan bahwa program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dijalankan di Taput memiliki nilai strategis karena menyerap dana sebesar Rp187 M. Dana tersebut diharapkan berputar di wilayah Taput dan menjadi penggerak ekonomi lokal, terutama bagi para petani.

“Dalam pelaksanaan MBG ada dana sebesar Rp187 M yang akan berputar di Kabupaten Tapanuli Utara. Ini peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani kita. Setiap kelompok masyarakat dan Petani Milenial harus mampu memproduksi bahan untuk kebutuhan MBG dan menangkar benih agar kita berdikari dan tidak bergantung pada daerah lain,” tegasnya.

Bupati juga menekankan agar kebijakan dan anggaran dijalankan tepat sasaran dan berorientasi pada hasil nyata. Menurutnya, setiap program harus memberikan hasil berkelanjutan, bukan sekadar rutinitas perencanaan tahunan.

“Kita tidak boleh hanya merencanakan setiap tahun. Supaya kebijakan dan anggaran kita tidak salah sasaran, maka bantuan diberikan kepada pelaku yang serius, dalam hal ini Petani Milenial. Kalau tahun ini kita perencanaan, maka tahun 2026 harus action, dan tahun 2027 sudah terlihat hasilnya,” katanya.

Selain itu, JTP juga meminta Perseroda (Perusahaan Daerah) untuk berperan aktif dalam menampung hasil pertanian masyarakat dan menyalurkannya untuk mendukung program MBG.

Ia menegaskan pentingnya perencanaan berbasis data agar setiap keputusan pembangunan memiliki dasar yang kuat.

“Kita harus menghitung kebutuhan MBG dan kemampuan produksi petani kita. Kalau dalam setahun kita hanya bisa membina 20 kelompok tani, tidak apa-apa, yang penting kelompok tersebut benar-benar berkembang dan menjadi pionir. Selanjutnya bantuan bisa dialihkan ke kelompok lain,” ujar Bupati JTP Hutabarat.

Melalui arahannya itu, Bupati JTP berharap agar pelaksanaan program MBG tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong kemandirian pangan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Tapanuli Utara. (Galung)
Editor
: Dirgahayu Ginting
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Dorong Budaya Melayu Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku
Pemkab Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan PAUD
Wali Kota Bandung Tekankan Pelestarian Kawasan Bersejarah
Sepolwan Gelar Latkapuan Pendidik untuk Tingkatkan Profesionalisme SDM Polri
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
komentar
beritaTerbaru