Kamis, 09 April 2026

India Siap Investasi di Sumut, Gubernur Bobby Nasution Beri Sambutan Positif

Rabu, 15 Oktober 2025 12:23 WIB
India Siap Investasi di Sumut, Gubernur Bobby Nasution Beri Sambutan Positif
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menerima cendera mata dari Konsul Jenderal India di Medan Ravi Shanker Goel usai pertemuan di Paviliun Serdangbedagai, area Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Medan, Senin (13/10/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyambut positif rencana Pemerintah India untuk menanamkan investasi di Provinsi Sumut.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut pun membuka peluang kerja sama di berbagai sektor strategis guna memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Bobby Nasution saat menerima kunjungan Konsul Jenderal (Konjen) India di Medan, Ravi Shanker Goel beserta rombongan, di Paviliun Serdangbedagai, area Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Tapian Daya, Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin.

Dalam pertemuan tersebut, Bobby menjelaskan bahwa Sumatera Utara memiliki potensi investasi besar di berbagai sektor, mulai dari sumber daya alam, pariwisata, perkebunan, industri, hingga pelayanan kesehatan dan farmasi.

Selain itu, Sumut didukung infrastruktur strategis seperti Pelabuhan Kualatanjung dan Bandara Internasional Kualanamu yang berfungsi sebagai pintu gerbang utama perdagangan dan logistik kawasan barat Indonesia.

“Sumatera Utara merupakan pintu gerbang Indonesia bagian barat. Karena itu, kami menyampaikan berbagai peluang kepada para investor, khususnya dari India, untuk berinvestasi di sini,” ujar Bobby Nasution yang didampingi Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumut, Firsal Dida Mutyara.

Bobby menambahkan, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan Pemprov Sumut. Melalui program Universal Health Coverage (UHC), masyarakat kini lebih mudah mengakses layanan kesehatan secara menyeluruh berbasis data terpadu, termasuk bagi kalangan kurang mampu.

“Kami sangat menyambut baik rencana investasi dari India, terlebih hubungan kedua negara selama ini sudah terjalin sangat baik,” tambah Bobby.

Lebih lanjut, Gubernur Bobby memaparkan rencana pengembangan Kawasan Industri Sumatera Utara di Kabupaten Batubara, yang memiliki luas sekitar 2.500 hektare dan berlokasi strategis di dekat Pelabuhan Kualatanjung, sebuah Hub Port Internasional.

“Kawasan ini kami siapkan bagi para investor yang berminat berinvestasi. Lahannya milik Pemprov Sumut dan dikelola oleh BUMD, sehingga proses investasi akan lebih mudah, cepat, dan transparan,” jelasnya.

Sementara itu, Konjen India Ravi Shanker Goel mengapresiasi sambutan hangat dari Pemprov Sumut. Ia menilai Sumut sebagai provinsi yang nyaman, bersahabat, dan memiliki keberagaman masyarakat yang menjadi kekuatan sosial ekonomi tersendiri.

Menurut Ravi, hubungan Indonesia dan India memiliki potensi besar untuk terus berkembang, terutama dalam sektor ekonomi, perdagangan, dan pariwisata.

Ia juga menyampaikan keinginan agar ke depan dapat dibuka rute penerbangan langsung antara Bandara Kualanamu dan India, tanpa harus transit di Jakarta.

“Kami akan menyampaikan hasil pertemuan ini kepada Pemerintah India dan mempromosikan peluang investasi di Sumatera Utara, yang memiliki banyak destinasi wisata unggulan seperti Danau Toba, Bukit Lawang, dan Tangkahan,” ujar Ravi.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen kedua pihak untuk menindaklanjuti rencana kerja sama investasi melalui pembahasan teknis antara pengusaha India dan KADIN Sumut.

Langkah ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi strategis yang mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemkab Taput Lakukan Monitoring Harga Pupuk Bersubsidi ke Pasar Tarutung
Pemprov Sumut Perkuat Program Keluarga dan KB Dukung Indonesia Emas 2045
Peran Desa Diperkuat, Pemerintah Genjot Eliminasi TB
Darurat TB di Indonesia, Pemerintah Percepat Eliminasi Nasional
Nawal Arafah Yasin Ajak Santri Jadi Penggerak Literasi Pesantren
komentar
beritaTerbaru