Selasa, 07 Juli 2026

BPBD Sumut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan, Gandeng Seluruh Kabupaten/Kota

Jumat, 10 Oktober 2025 02:20 WIB
BPBD Sumut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan, Gandeng Seluruh Kabupaten/Kota
Kepala BPBD Sumut Tuahta Ramajaya Saragih memberikan keterangan dalam konferensi pers bertema Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (8/10/2025).
Medan (buseronline.com) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Utara (BPBD Sumut) menggandeng seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, khususnya menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di musim penghujan.

Hal itu disampaikan Kepala BPBD Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih, dalam konferensi pers bertema Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu.

Menurut Tuahta, fokus utama kerja BPBD meliputi tiga hal, yakni kesiapsiagaan, penanganan saat bencana terjadi, serta penanganan pascabencana, termasuk memperkuat kerja sama lintas daerah.

“Saat ini kita masuk dalam musim penghujan. Antisipasi yang kita lakukan bersama kabupaten/kota adalah mengantisipasi bencana hidrometeorologi basah,” ujarnya.

Untuk memperkuat kesiapan di daerah, BPBD Sumut telah meminta seluruh bupati dan wali kota meningkatkan kewaspadaan serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang potensi bencana di wilayah masing-masing.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumut juga telah mengalokasikan dana sebesar Rp3,5 miliar guna memperkuat kapasitas BPBD di tingkat kabupaten/kota. “Diharapkan dengan bantuan ini, BPBD kabupaten/kota dapat lebih tangguh dalam menghadapi bencana,” kata Tuahta.

Ia menambahkan, Pemprov Sumut akan turut serta secara langsung dalam membantu penanganan bila terjadi bencana, termasuk dalam penyaluran bantuan logistik dan dukungan teknis lainnya.

Berdasarkan data BPBD Sumut, sepanjang tahun 2024 tercatat 677 kejadian bencana di wilayah Sumut, dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi yang terbanyak, yakni 237 kejadian.

Menindaklanjuti hal tersebut, Gubernur Sumut mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk segera menyusun Dokumen Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

Dokumen ini penting sebagai dasar perencanaan pemulihan, pengurangan risiko, dan peningkatan ketahanan masyarakat serta ekonomi daerah.

“Gubernur Sumut mendorong kabupaten/kota untuk menggunakan dana hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi dari BNPB RI atau kementerian/lembaga lainnya dalam memperbaiki fasilitas umum, fasilitas sosial, dan sarana-prasarana yang rusak akibat bencana,” jelas Tuahta.

Lebih lanjut, Tuahta mengungkapkan bahwa beberapa kabupaten telah menerima dana hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi (R3) dari BNPB RI untuk pelaksanaan pekerjaan tahun 2025 dengan total mencapai sekitar Rp88 M.

Adapun daerah penerima dana hibah tersebut meliputi:

Kabupaten Serdangbedagai, untuk rehabilitasi dinding penahan tanah, box culvert, jembatan gantung, serta tanggul sungai dan DAM.

Kabupaten Padanglawas, untuk rekonstruksi jalan, jembatan, daerah irigasi, saluran air bersih (SAB), ruang kelas sekolah, rumah guru, serta fasilitas MCK sekolah.

Kabupaten Asahan, untuk rehabilitasi jalan dan rekonstruksi jembatan.

Kabupaten Nias Utara, untuk rekonstruksi jalan, rehabilitasi jembatan, dan pembangunan tembok penahan tanah.

Tuahta menegaskan, sinergi antara Pemprov Sumut dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam memperkuat ketangguhan terhadap bencana, baik dalam tahap kesiapsiagaan, tanggap darurat, maupun rehabilitasi pasca bencana. (P3)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Prabowo: Kerja Sama Ekonomi Tetap Jadi Pilar Utama Hubungan Indonesia-Singapura
Bupati Taput Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Maklumat Pelayanan Sekolah
Bupati Taput Usulkan Huntara Adiankoting Jadi Hunian Tetap dalam Evaluasi BSRR
Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong Gelar Leaders' Retreat, Hasilkan 26 Kerja Sama Strategis
Wagub Jateng: Pendidikan Agama Jadi Kunci Ketenteraman Masyarakat dan Pembangunan SDM
Kemendikdasmen Perkuat Mutu Pembelajaran lewat Supervisi Pengelolaan Kinerja 2026
komentar
beritaTerbaru