Rabu, 15 April 2026

Cakupan UHC Sumut Tembus 98,6%, Pemprov Sumut Pastikan Layanan Kesehatan Maksimal untuk Warga

Jumat, 19 September 2025 10:07 WIB
Cakupan UHC Sumut Tembus 98,6%, Pemprov Sumut Pastikan Layanan Kesehatan Maksimal untuk Warga
Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimi memaparkan capaian Universal Health Coverage (UHC) pada konferensi pers OPD Pemprov Sumut di Kantor Gubernur, Medan, Rabu (17/9/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam menjamin layanan kesehatan optimal bagi masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan capaian program Universal Health Coverage (UHC) yang sudah mencapai 98,6%.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Faisal Hasrimi, menyampaikan capaian tersebut saat konferensi pers OPD Pemprov Sumut di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro Medan, Rabu. Menurutnya, keberhasilan itu didukung oleh skema pembagian beban premi antara Pemprov dengan Pemkab/Pemko.

“Skema pembagian premi saat ini, 80 persen ditanggung kabupaten/kota dan 20 persen Pemprov. Secara bertahap, dalam lima tahun ke depan akan berubah menjadi 70 persen kabupaten/kota dan 30 persen Pemprov,” jelas Faisal.

Ia menegaskan bahwa UHC Sumut bukan sekadar pencapaian simbolis. “Ini bukan UHC ecek-ecek. Kami berkomitmen agar layanan benar-benar berjalan. Penting juga mendidik masyarakat yang mampu agar tetap mandiri membayar iuran,” tegasnya.

Selain itu, Faisal memastikan mulai September 2025, masyarakat sudah bisa berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP. “Masyarakat cukup membawa KTP. Tidak ada lagi diminta fotokopi KTP. Rumah sakit dan Puskesmas wajib memberikan layanan terlebih dahulu, urusan administrasi menjadi tanggung jawab petugas fasilitas kesehatan,” katanya.

Langkah ini juga telah diperkuat melalui maklumat bersama antara Dinas Kesehatan Sumut, BPJS Kesehatan, dan 172 rumah sakit, 619 Puskesmas, serta 510 klinik di seluruh Sumut.

Lebih jauh, Faisal mengungkapkan Pemprov Sumut juga memberikan beasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) kepada tujuh putra/putri asal Kepulauan Nias. Para penerima beasiswa tersebut nantinya diharapkan kembali mengabdi di daerah asal sebagai dokter spesialis.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Sumut, Timur Tumanggor, menyampaikan bahwa pada 2025 Pemprov Sumut mengalokasikan anggaran sekitar Rp297 M untuk program UHC. “Tahun depan (2026), anggarannya meningkat menjadi sekitar Rp438 M,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala Bappelitbang Sumut Dikky Anugerah, Dirut RSU Haji Medan Sri Suriani Purnamawati, serta Kabid IKP Diskominfo Sumut Harvina Zuhra.

Dengan capaian ini, Pemprov Sumut menegaskan kembali komitmennya dalam memberikan layanan kesehatan yang inklusif, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemko Bandung Tegas, Tak Ada Toleransi Kelalaian di Fasilitas Kesehatan
KPK Tetapkan Ajudan Gubernur Riau sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Pemprov Riau 2025
Coaching Clinic Indonesia-Prancis Resmi Digelar, Dorong Sepak Bola Putri ke Level Global
Kemenkes RI Gandeng IUHW Jepang, Perkuat Pendidikan Dokter Spesialis
Pemko Medan Komitmen Berantas Narkoba, Judi, dan Kejahatan Jalanan
Agresivitas Garuda Muda Dipuji, John Herdman Beri Pesan ke Kurniawan Dwi Yulianto Jelang Piala AFF U-17 2026
komentar
beritaTerbaru