Senin, 06 Juli 2026

Revalidasi Rampung, Gubernur Bobby Optimis Geopark Kaldera Toba Raih Status Hijau

Sabtu, 26 Juli 2025 12:22 WIB
Revalidasi Rampung, Gubernur Bobby Optimis Geopark Kaldera Toba Raih Status Hijau
Gubernur Sumut Bobby Nasution, Wagub Sumut Surya foto bersama dengan asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba Dr Jeon Yongmun dan Prof Jose Brilha saat menjamu makan malam di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Kamis (24/
Medan (buseronline.com) - Proses revalidasi Geopark Kaldera Toba yang telah berlangsung sejak 21 Juli 2025 resmi berakhir. Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menyatakan optimismenya bahwa kawasan tersebut akan kembali memperoleh green card atau status hijau dari UNESCO Global Geopark (UGGp).

Hal ini disampaikan Bobby usai menjamu dua asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba, yakni Dr Jeon Yongmun dari Korea Selatan dan Prof Jose Brilha dari Portugal, dalam acara jamuan makan malam di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman 41, Medan, Kamis malam.

“Mudah-mudahan hasilnya positif. Kita sudah lakukan berbagai kegiatan, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga proses pengajuan ke tingkat internasional. Kita optimis,” ujar Bobby.

Ia mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam persiapan revalidasi tersebut. Prosesnya berjalan cepat berkat keterlibatan aktif dari Pemerintah Provinsi Sumut, pemerintah kabupaten/kota se-kawasan Danau Toba, serta dukungan dari kementerian dan lembaga terkait.

“Karena kita sepakat, menjaga alam — menjaga Danau Toba — berarti menjaga kehidupan. Ini juga berarti menjaga adat dan warisan leluhur yang telah Tuhan titipkan kepada kita,” kata Bobby.

Menurut Bobby, kedua asesor UNESCO juga memberikan beberapa catatan penting usai proses revalidasi. Ia menilai catatan tersebut bukan hanya sebagai bagian dari penilaian, tetapi juga sebagai pedoman dalam menjaga dan mengelola Danau Toba secara berkelanjutan.

“Kami berterima kasih atas semua masukan. Ini menjadi bekal penting untuk menjaga kelestarian alam, bukan hanya untuk penilaian kali ini, tapi juga untuk generasi mendatang,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager Geopark Kaldera Toba, Azizul Kholis, mengungkapkan bahwa seluruh tahapan persiapan revalidasi dilakukan dalam waktu singkat. Namun menurutnya, hal itu bisa dicapai berkat komitmen tinggi dari Gubernur Sumut dan seluruh jajaran pemerintahan.

“Tanpa komitmen pemimpin kita, hal ini tak mungkin terwujud. Ini menyangkut kemaslahatan banyak orang, pariwisata, dan tentu saja prestasi Sumatera Utara di mata dunia,” ungkap Azizul.

Ia menambahkan bahwa seluruh rekomendasi yang menjadi fokus evaluasi telah dipenuhi. Beberapa di antaranya adalah penelitian dan pengusulan geosite baru, inventarisasi warisan geologis, alam, budaya dan benda, peningkatan visibility dan panel informasi, serta keaktifan Geopark Kaldera Toba dalam jaringan Global Geopark Network (GGN).

Acara jamuan makan malam tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Togap Simangunsong, para kepala daerah dari kawasan Danau Toba, serta pejabat lintas sektor lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya dukungan lintas wilayah dan lintas sektor terhadap keberlanjutan Geopark Kaldera Toba sebagai bagian dari jaringan geopark dunia.

Dengan berakhirnya proses revalidasi, Pemprov Sumut dan seluruh pemangku kepentingan kini menanti hasil resmi dari UNESCO. Jika kembali mendapat kartu hijau, maka status Geopark Kaldera Toba sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark akan terus berlanjut hingga empat tahun ke depan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Menkeu: APBN 2026 Jadi Investasi Strategis Bangun SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Revitalisasi Sekolah Hadirkan Lingkungan Belajar yang Lebih Layak, Siswi SMPN 9 Pangkalpinang Apresiasi Pemerintah
Densus 88 Gelar Kampanye Cegah Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di CFD Makassar
Pemprov Jateng Petakan Peran Rumah Sakit Daerah, Tak Lagi Fokus Kejar Klasifikasi
Profil Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Peraih Adhi Makayasa Akpol 1994
Pertamina Tuntaskan Penataan 31 Entitas Anak Usaha pada Semester I 2026
komentar
beritaTerbaru