Senin, 06 Juli 2026

Wakil Wali Kota Medan Tinjau Puskesmas dan Pustu di Medan Deli, Soroti Minimnya Dokter dan Fasilitas

Jumat, 25 Juli 2025 07:04 WIB
Wakil Wali Kota Medan Tinjau Puskesmas dan Pustu di Medan Deli, Soroti Minimnya Dokter dan Fasilitas
Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap meninjau langsung kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) Tanjung Mulia Hilir di Kecamatan Medan Deli, Rabu (23/7/2025).
Medan (buseronline.com) - Untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan maksimal, Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap melakukan peninjauan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Tanjung Mulia Hilir dan Puskesmas Kecamatan Medan Deli, Rabu.

Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota Medan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya terkait kondisi fasilitas, ketersediaan tenaga medis, dan kualitas layanan.

Di Pustu Tanjung Mulia Hilir, yang berlokasi di Jalan Kawat VII, Zakiyuddin menemukan sejumlah permasalahan. Bangunan Pustu terlihat sudah tidak layak dijadikan fasilitas kesehatan.

Bahkan, pelayanan di tempat ini hanya terbatas pada kegiatan posyandu karena tidak adanya tenaga medis, terutama dokter.

“Pustu ini tidak memiliki dokter, bahkan aktivitasnya sangat minim. Jumlah pasien yang tercatat setiap harinya kurang dari 10 orang,” ujar Zakiyuddin saat didampingi Plt Kadis Kesehatan Kota Medan Irliyan Saputra, Camat Medan Deli Indra Utama, dan Plt Kepala Puskesmas Medan Deli dr Budiarti.

Menanggapi kondisi tersebut, Zakiyuddin mengusulkan agar Pustu Tanjung Mulia Hilir ditutup sementara dan digabungkan dengan Puskesmas induk, mengingat jaraknya tidak terlalu jauh dan pasien yang datang pun sangat sedikit.

“Pelayanan dan fasilitas yang kurang akan segera dibenahi. Namun jika fungsinya hanya melayani sedikit orang dan tidak bisa membuat rujukan, lebih baik digabungkan saja dengan puskesmas utama,” katanya.

Usai meninjau Pustu, Wakil Wali Kota melanjutkan kunjungan ke Puskesmas Medan Deli. Di lokasi ini, Zakiyuddin menyempatkan berdialog dengan warga yang tengah mengantre untuk berobat. Ia kemudian memeriksa kondisi ruangan pelayanan seperti poli hingga ruang farmasi.

Secara keseluruhan, ia menilai pelayanan dan bangunan Puskesmas Medan Deli sudah cukup baik, meskipun renovasi masih dalam proses. Namun, ia mencatat beberapa persoalan seperti atap bocor, jalan masuk yang kerap tergenang air, serta minimnya lahan parkir.

“Bangunan puskesmas ini cukup besar dan sudah layak. Tapi masih ada hal yang harus diperbaiki seperti akses masuk yang tergenang, atap yang bocor, serta keterbatasan tempat parkir. Selain itu, jumlah dokter juga masih kurang,” jelasnya.

Zakiyuddin memastikan bahwa pihaknya akan terus melakukan kunjungan ke seluruh puskesmas dan pustu yang ada di Kota Medan, yakni sebanyak 41 puskesmas dan 39 pustu, guna memastikan pelayanan, fasilitas, dan keberadaan tenaga medis berjalan optimal.

“Dari hasil peninjauan, rata-rata permasalahan yang ditemukan adalah tidak adanya dokter, kondisi bangunan yang kurang layak, dan minimnya pelayanan. Ini tentu menjadi perhatian serius bagi Pemko Medan,” pungkasnya. (P3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Kemendikdasmen Perkuat Mutu Pembelajaran lewat Supervisi Pengelolaan Kinerja 2026
Ratusan Warga Banyumas Antusias Ikuti Program Speling, Wagub Jateng Tinjau Layanan
Menkeu: APBN 2026 Jadi Investasi Strategis Bangun SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Revitalisasi Sekolah Hadirkan Lingkungan Belajar yang Lebih Layak, Siswi SMPN 9 Pangkalpinang Apresiasi Pemerintah
Densus 88 Gelar Kampanye Cegah Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di CFD Makassar
Pemprov Jateng Petakan Peran Rumah Sakit Daerah, Tak Lagi Fokus Kejar Klasifikasi
komentar
beritaTerbaru