Senin, 08 Juni 2026

Gubsu Bobby Resmikan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Binjai: Perputaran Ekonomi Pabrik Tahu-Tempe Capai Rp2,5 M per Hari

Selasa, 22 Juli 2025 03:17 WIB
Gubsu Bobby Resmikan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Binjai: Perputaran Ekonomi Pabrik Tahu-Tempe Capai Rp2,5 M per Hari
Gubsu Bobby Nasution bersama Walikota Binjai Amir Hamzah, Kadis Koperasi Sumut Naslindo Sirait saat meresmikan Koperasi Merah Putih Kelurahan Suka Maju, Kota Binjai, Senin (21/7/2025).
Binjai (buseronline.com) - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution meresmikan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KMP) di Kelurahan Suka Maju, Kota Binjai, Senin.

Peresmian ini menjadi bagian dari peluncuran nasional Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya, Bobby menyampaikan bahwa koperasi di Kelurahan Suka Maju memiliki potensi besar dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Salah satu unit usaha koperasi tersebut adalah distribusi kedelai untuk kebutuhan pabrik tahu dan tempe setempat.

"Di sini ada 42 pabrik tahu dan sembilan pabrik tempe. Koperasinya setiap hari menghabiskan sekitar 8 ton kedelai, dan perputaran ekonominya bisa mencapai kurang lebih Rp2,5 M per hari," ungkap Bobby usai acara peresmian.

Bobby juga menekankan pentingnya pengembangan koperasi sebagai distributor utama kedelai untuk seluruh pabrik di wilayah tersebut. Menurutnya, sistem yang sebelumnya dijalankan masing-masing pabrik kini bisa diintegrasikan melalui koperasi demi efisiensi dan pemerataan distribusi bahan baku.

Tak hanya itu, Bobby menambahkan bahwa Koperasi Merah Putih Suka Maju juga dilengkapi dengan klinik sebagai bagian dari unit usaha koperasi. “Untuk obat-obatan di klinik ini lengkap dan harganya lebih murah dibandingkan apotek biasa,” jelasnya.

Gubsu juga melaporkan bahwa di Sumatera Utara telah dibentuk sebanyak 6.100 koperasi Merah Putih, dengan sekitar 90 koperasi di antaranya telah beroperasi secara aktif di berbagai kabupaten/kota.

Lurah Suka Maju, Juliadi, menyambut baik pendirian koperasi tersebut di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa koperasi Merah Putih Suka Maju akan fokus pada tiga sektor utama, yakni pengembangan kampung tahu, kampung perikanan, dan sentra pengrajin bambu.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas program Asta Cita yang menghadirkan koperasi Merah Putih. Ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat Kelurahan Suka Maju dan secara luas bagi Indonesia,” ujar Juliadi.

Secara nasional, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan secara virtual 80 ribu koperasi Merah Putih dari Klaten, Jawa Tengah. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa koperasi merupakan implementasi nyata dari semangat gotong royong dalam perekonomian rakyat.

“Konsep koperasi itu sederhana. Seperti lidi, satu lidi lemah, tapi kalau digabung jadi ratusan, itu bisa jadi kekuatan. Dari ekonomi lemah menjadi ekonomi yang kuat. Itulah esensi koperasi,” kata Presiden Prabowo.

Dengan peluncuran ini, pemerintah menargetkan penguatan ekonomi rakyat dari level paling bawah, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan melalui skema kelembagaan koperasi berbasis kelurahan dan desa. (Galung)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Patroli Laut Gabungan Gagalkan Penyalahgunaan Narkoba, Nahkoda dan ABK Kapal Positif Ganja
Pemerintah Perkuat Sektor Persusuan Nasional untuk Dukung Program MBG dan Indonesia Emas 2045
Pagi Ceria di Balikpapan Perkuat Karakter dan Pola Hidup Sehat Siswa
KPK Soroti Praktik Pungli dan Gratifikasi dalam Penerimaan Murid Baru
Kemenkes Susun Aturan Kemasan Seragam Rokok dan Vape untuk Tekan Perokok Anak
Bobby Nasution Tegur PLN dan Minta Kompensasi untuk Pelanggan Terdampak Pemadaman Listrik di Sumut
komentar
beritaTerbaru