Senin, 06 Juli 2026

Karya Warga Binaan Siap Ditampilkan Rico Waas di Acara Pemko Medan

Jumat, 18 Juli 2025 12:16 WIB
Karya Warga Binaan Siap Ditampilkan Rico Waas di Acara Pemko Medan
Wali Kota Medan Rico Waas meninjau stand pameran kerajinan tangan hasil karya warga binaan saat membuka Pelatihan Tenun Ulos di Lapas Perempuan Kelas IIA Medan, Rabu (16/7/2025). (Dok/Diskominfo Medan)
Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menunjukkan komitmennya dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan dengan membuka ruang bagi mereka menampilkan karya dan kreativitas dalam berbagai acara Pemerintah Kota Medan. Hal ini ditegaskannya saat membuka kegiatan Pelatihan Tenun Ulos di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Medan, Rabu.

Kegiatan yang berlangsung penuh semangat tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Sumatera Utara, Ketua Baznas Sumut Prof Dr H Mohammad Hatta, Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Yekti Apriyanti, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Medan Illyan Chandra Simbolon, dan perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Medan.

Dalam kesempatan itu, warga binaan mempersembahkan pertunjukan tari tradisional yang memukau para undangan. Wali Kota Medan tak dapat menyembunyikan kekagumannya dan mengapresiasi penampilan tersebut.

“Tadi kita lihat mereka menari, dan kita tidak bisa membedakan mereka dengan penari profesional. Sama bagusnya. Mereka hebat,” ujar Wali Kota dengan bangga.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan potensi warga binaan, Wali Kota berkomitmen akan menghadirkan mereka dalam berbagai acara resmi Pemko Medan. Ia menyebut bahwa mereka pantas mendapat panggung untuk menunjukkan hasil pembinaan, bukan hanya karena keterampilan, tetapi juga sebagai bagian dari hak atas kesempatan kedua.

“Kami berjanji akan mengundang warga binaan yang telah berlatih untuk tampil di luar. Mereka berhak didengar, dilihat, dan diberi kesempatan,” tegasnya.

Lebih jauh, Wali Kota menekankan bahwa konsep pemasyarakatan tidak hanya berkutat pada hukuman, melainkan juga memberikan harapan serta kesempatan untuk bangkit.

“Pemasyarakatan tidak hanya bicara soal hukuman, juga tentang harapan, masa depan, tentang bagaimana kita melewati hukuman tersebut. Kita memberdayakan, bukan mengasingkan,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Rico Waas juga mengapresiasi pelatihan tenun ulos yang diselenggarakan sebagai bagian dari pembinaan warga binaan. Ia menyebut pelatihan ini bukan hanya melatih keterampilan teknis, tapi juga memperkuat identitas budaya lokal serta membuka peluang ekonomi pasca-masa tahanan.

“Tenun ulos bukan hanya soal kain, tapi tentang bagaimana masyarakat mencintai produk dan kebudayaannya sendiri,” ucapnya.

Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi bukti nyata bahwa proses pemasyarakatan dapat menjadi jembatan menuju perubahan. Dengan dukungan yang tepat, warga binaan diyakini mampu kembali menjalani kehidupan yang produktif dan menjadi bagian dari pembangunan inklusif di tengah masyarakat.

Selain membuka pelatihan, Wali Kota Medan turut menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Lapas Perempuan Kelas IIA Medan dan Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kompetensi warga binaan melalui pelatihan kemandirian berbasis kompetensi.

Wali Kota juga berkesempatan mengunjungi stand pameran hasil kerajinan tangan dan kuliner warga binaan serta melihat langsung kondisi kamar hunian. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Pemko Medan dalam menghadirkan sistem pemasyarakatan yang humanis, mendukung pembinaan, dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong Gelar Leaders' Retreat, Hasilkan 26 Kerja Sama Strategis
Wagub Jateng: Pendidikan Agama Jadi Kunci Ketenteraman Masyarakat dan Pembangunan SDM
Kemendikdasmen Perkuat Mutu Pembelajaran lewat Supervisi Pengelolaan Kinerja 2026
Ratusan Warga Banyumas Antusias Ikuti Program Speling, Wagub Jateng Tinjau Layanan
Menkeu: APBN 2026 Jadi Investasi Strategis Bangun SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Revitalisasi Sekolah Hadirkan Lingkungan Belajar yang Lebih Layak, Siswi SMPN 9 Pangkalpinang Apresiasi Pemerintah
komentar
beritaTerbaru