Minggu, 12 April 2026

Gubernur Sumut Ajak 72 Ribu Siswa Banggakan Danau Toba dan Dukung Status Geopark Dunia

Kamis, 05 Juni 2025 07:18 WIB
Gubernur Sumut Ajak 72 Ribu Siswa Banggakan Danau Toba dan Dukung Status Geopark Dunia
Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark secara daring melalui Zoom, Selasa (3/6/2025).
Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution mengajak seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB se-Sumut untuk bangga dan peduli terhadap Danau Toba sebagai anugerah Tuhan yang luar biasa bagi masyarakat Sumatera Utara.

Ajakan ini disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark yang digelar secara daring melalui Zoom oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut, Selasa.

“Sumut memiliki satu kisah luar biasa Danau Toba. Sebuah kawasan yang punya sejarah panjang dan menjadi kebanggaan kita bersama. Ini adalah anugerah Tuhan yang harus kita kenali, cintai, dan promosikan ke dunia,” ujar Bobby.

Bobby juga mendorong para siswa agar menjadikan Danau Toba sebagai bagian dari identitas kebanggaan mereka. “Seperti kita bangga pada sekolah atau diri kita sendiri, maka kita juga harus bangga pada Danau Toba. Mari kita kenali sejarahnya, nilai-nilai geologis dan budayanya, agar kelak kita bisa mempromosikannya ke tingkat internasional,” tambahnya.

Sebagai bentuk kecintaan, Bobby mengusulkan agar siswa memanfaatkan akhir pekan untuk mengunjungi Danau Toba bersama keluarga, terlebih dengan adanya kebijakan sekolah lima hari kerja.

Ia juga mendorong sekolah mengadakan studi wisata ke kawasan geopark Danau Toba sebagai bagian dari pembelajaran luar kelas.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut, Dikky Anugerah menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menyosialisasikan Danau Toba sebagai danau vulkanik terbesar di dunia kepada para siswa. Kegiatan ini menyasar 726 sekolah dengan total peserta mencapai 72.400 siswa.

“Antusiasme peserta luar biasa, bahkan melebihi target. Kami harap ini memperluas wawasan generasi muda tentang pentingnya Danau Toba sebagai warisan geologi dan budaya,” ungkap Dikky.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga menekankan pentingnya peran siswa dalam menjaga status Kaldera Toba sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark (UGG).

“Kita sedang berada pada masa krusial. Pada 2023 lalu, Kaldera Toba mendapat kartu kuning dari UNESCO. Kita berharap pada revalidasi Juli 2025 mendatang, kawasan ini kembali meraih kartu hijau,” ujar Alexander.

General Manager Badan Pengelola Kaldera Toba, Azizul Kholis menyampaikan bahwa Kaldera Toba merupakan warisan geologi bertaraf dunia yang dikelola dengan pendekatan perlindungan, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak, termasuk sekolah dan siswa, dalam mendukung upaya revalidasi.

“Kami mengusulkan lomba menulis siswa tentang Danau Toba dan pembentukan Geopark Corner di setiap sekolah sebagai pusat informasi seputar Kaldera Toba. Baik dalam bentuk brosur, flyer, maupun media digital,” jelas Azizul.

Kegiatan ini juga dihadiri Dewan Pakar Pengelola Kaldera Toba, DR RE Nainggolan, serta kepala sekolah dan guru pendamping dari seluruh Sumut.

Seluruh peserta diharapkan menjadi agen perubahan dalam memperkenalkan dan menjaga Danau Toba sebagai warisan dunia yang tak ternilai harganya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Prabowo Komitmen Dorong Pencak Silat Mendunia hingga Olimpiade
Anak Donorkan Hati untuk Ayah, Transplantasi di RSUP Fatmawati Berjalan Sukses
RSUP Fatmawati Perkuat Layanan Transplantasi Hati Lewat Kolaborasi Internasional
RSUP Fatmawati Sukses Lakukan Transplantasi Hati Ketiga, Perkuat Kemandirian Layanan Medis
Kolaborasi Multipihak Dorong Peningkatan Literasi dan Numerasi Nasional
Kemendikdasmen Genjot Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing untuk Siswa SMK
komentar
beritaTerbaru