Selasa, 13 Oktober 2026

Wali Kota Pematangsiantar Berharap Pelajar Jadi Agen Penyebaran Pengetahuan Bencana

Jumat, 24 Februari 2023 06:47 WIB
Wali Kota Pematangsiantar Berharap Pelajar Jadi Agen Penyebaran Pengetahuan Bencana
Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA menghadiri acara sosialisasi KIE kebencanaan bagi siswa SLTA/sederajat Kota Pematangsiantar Tahun 2023, di SMA Swasta Kartika 1-4 Pematangsiantar, Jalan Kartini, Rabu (23/2/2023). (Dok/Kominfo Pematangsian
Pematangsiantar (buseronline.com) - Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA menghadiri acara sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kebencanaan bagi siswa SLTA/sederajat Kota Pematangsiantar Tahun 2023, di SMA Swasta Kartika 1-4 Pematangsiantar, Jalan Kartini.

Hadir pada kegiatan ini, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pematangsiantar Agustina Bulan Lasma Sihombing SSos MM, Kepala SMA Swasta Kartika 1-4 Pematangsiantar Drs Joni Siburian, Wakil Ketua Yayasan SMA Swasta Kartika 1-4 Pematangsiantar Anggi, serta siswa-siswi SLTA/sederajat di Kota Pematangsiantar.

Susanti menjelaskan, dalam Undang-undang (UU) Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, menekankan penanggulangan bencana tidak hanya terpaku pada tahap tanggap darurat/respon. Tetapi juga mencakup tahap pra bencana (kesiapsiagaan) dan pasca bencana (pemulihan).

Melalui kegiatan sosialisasi kebencanaan, ia berharap terutama kepada para peserta didik sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia (SDM), agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang tindakan sebelum, saat, dan sesudah terjadi bencana di lingkungan masyarakat, dan lebih terpenting di lingkungan sekolah.

Susanti menyatakan Kota Pematangsiantar merupakan salah satu daerah rawan bencana. Seperti diketahui beberapa waktu lalu, Kota Pematangsiantar dilanda angin puting beliung, dan ada ratusan Kepala Keluarga (KK) terdampak.

“Dalam hal ini, siswa SMA dinilai sudah mampu untuk menerima pelatihan, pendidikan, dan menyebarluaskan kepada keluarga,” tuturnya.

Di hadapan seratusan siswa yang hadir, dokter spesialis anak ini menyinggung soal bonus demografi tahun 2045 nantinya. Di mana, saat itu jumlah penduduk Indonesia sekitar 70 persen dalam usia produktif.

“Sehingga diharapkan dengan pelatihan, dan apapun itu akan menjadi bekal nantinya bagi generasi muda,” tutup dr Susanti yang juga Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting Kota Pematangsiantar.
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Benny Pasaribu Terpilih Aklamasi Pimpin Panitia Natal PWI Sumut 2026
Presiden Prabowo Siapkan 200 Pompa Air dan Rp2 Miliar untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting
Kabaharkam Polri Ajak Komunitas Lari di Riau Perkuat Green Policing dan Cegah Karhutla
Pemko Medan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Mendagri Tekankan Stabilitas Harga Pangan
Pemko Bandung Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi untuk Perluas Peluang Kerja di Luar Negeri
Plt Bupati Bekasi Apresiasi Kehadiran President University Hospital, Diharapkan Perkuat Layanan Kanker dan Jantung
komentar
beritaTerbaru