Jumat, 22 Mei 2026

Wali Kota Pematangsiantar Berharap Pelajar Jadi Agen Penyebaran Pengetahuan Bencana

Jumat, 24 Februari 2023 06:47 WIB
Wali Kota Pematangsiantar Berharap Pelajar Jadi Agen Penyebaran Pengetahuan Bencana
Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA menghadiri acara sosialisasi KIE kebencanaan bagi siswa SLTA/sederajat Kota Pematangsiantar Tahun 2023, di SMA Swasta Kartika 1-4 Pematangsiantar, Jalan Kartini, Rabu (23/2/2023). (Dok/Kominfo Pematangsian
Pematangsiantar (buseronline.com) - Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA menghadiri acara sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kebencanaan bagi siswa SLTA/sederajat Kota Pematangsiantar Tahun 2023, di SMA Swasta Kartika 1-4 Pematangsiantar, Jalan Kartini.

Hadir pada kegiatan ini, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pematangsiantar Agustina Bulan Lasma Sihombing SSos MM, Kepala SMA Swasta Kartika 1-4 Pematangsiantar Drs Joni Siburian, Wakil Ketua Yayasan SMA Swasta Kartika 1-4 Pematangsiantar Anggi, serta siswa-siswi SLTA/sederajat di Kota Pematangsiantar.

Susanti menjelaskan, dalam Undang-undang (UU) Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, menekankan penanggulangan bencana tidak hanya terpaku pada tahap tanggap darurat/respon. Tetapi juga mencakup tahap pra bencana (kesiapsiagaan) dan pasca bencana (pemulihan).

Melalui kegiatan sosialisasi kebencanaan, ia berharap terutama kepada para peserta didik sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia (SDM), agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang tindakan sebelum, saat, dan sesudah terjadi bencana di lingkungan masyarakat, dan lebih terpenting di lingkungan sekolah.

Susanti menyatakan Kota Pematangsiantar merupakan salah satu daerah rawan bencana. Seperti diketahui beberapa waktu lalu, Kota Pematangsiantar dilanda angin puting beliung, dan ada ratusan Kepala Keluarga (KK) terdampak.

“Dalam hal ini, siswa SMA dinilai sudah mampu untuk menerima pelatihan, pendidikan, dan menyebarluaskan kepada keluarga,” tuturnya.

Di hadapan seratusan siswa yang hadir, dokter spesialis anak ini menyinggung soal bonus demografi tahun 2045 nantinya. Di mana, saat itu jumlah penduduk Indonesia sekitar 70 persen dalam usia produktif.

“Sehingga diharapkan dengan pelatihan, dan apapun itu akan menjadi bekal nantinya bagi generasi muda,” tutup dr Susanti yang juga Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting Kota Pematangsiantar.
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Densus 88 Polri Gelar Rakernis 2026, Fokus Antisipasi Radikalisme Digital pada Anak dan Remaja
Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Mulai Beroperasi Juli 2026
150 Siswa Jabar Jalani Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak
Pemprov Jabar Pastikan Siswa Kurang Mampu Tetap Bisa Sekolah pada SPMB 2026
Polda Sumsel dan Divhumas Polri Perkuat Mitigasi El Nino Hadapi Ancaman Karhutla
41 Apoteker Baru Perkuat Layanan Kesehatan di Garut
komentar
beritaTerbaru