Rabu, 27 Mei 2026

Lapas Narkotika Pematangsiantar: 80 Warga Binaan Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Jumat, 11 Oktober 2024 10:20 WIB
Lapas Narkotika Pematangsiantar: 80 Warga Binaan Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar ketika menjalani proses pemeriksaan kesehatan, Kamis (10/10/2024). (Dok/Humas Lapas)
Pematangsiantar (buseronline.com) - Sebanyak 80 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar menjalani pemeriksaan kesehatan, Kamis.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi dini penyakit menular yang berpotensi menyebar di lingkungan Lapas, serta memastikan kondisi kesehatan para WBP terpantau dengan baik.

dr Siti Maria Gultom dari tim kesehatan Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar mengungkapkan, kegiatan ini merupakan langkah preventif guna menjaga lingkungan Lapas tetap sehat dan aman. “Pemeriksaan ini sangat penting untuk memastikan bahwa WBP yang ada di Lapas mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat jika ditemukan masalah kesehatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr Siti juga menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan bantuan dari tim medis Puskesmas Pamatang Raya dalam pelaksanaan skrining kesehatan ini. "Kami sangat berterima kasih atas kerjasama yang diberikan oleh Puskesmas Pamatang Raya dalam mendukung pemeriksaan kesehatan bagi WBP," tambahnya.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini merupakan salah satu bagian dari upaya pembinaan di Lapas, yang tidak hanya berfokus pada rehabilitasi dan pemulihan perilaku, tetapi juga pada perawatan kesehatan fisik bagi para WBP. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
WBP
beritaTerkait
Pemprov Jateng Dorong Kajian Obligasi Daerah untuk Pembiayaan Pembangunan
Korbrimob Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Lewat Pelatihan Terjun Payung
Mendikdasmen Tegaskan Sekolah Swasta Mitra Strategis Pemerintah dalam Pendidikan Bermutu
PHHB GBKP Setia Budi Medan Kunjungi PPOS Sukamakmur
PKK Jateng Dorong Penguatan Ekonomi Keluarga Lewat Program Kapulaga
Pamekasan Pecahkan Rekor MURI SAIH, Mendikdasmen Ajak Wujudkan Generasi Emas 2045
komentar
beritaTerbaru