Rabu, 12 Agustus 2026

Negara Harus Hadir Perkuat Koperasi

Rabu, 22 Mei 2024 14:06 WIB
Negara Harus Hadir Perkuat Koperasi
Kadiskop Sumut Naslindo Sirait, Mayor Chk HP Butarbutar serta para Kepala Primer Koperasi jajaran Puskopkar "A" Kodam I/BB foto bersama, di sela-sela sosialisasi perkoperasian di Kodam I/BB, Senin (12/5/2024). (Dok/Diskop Sumut)
Medan (buseronlime.com) - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Sumut Dr Naslindo Sirait SE MM menekankan pentingnya kehadiran negara untuk memperkuat koperasi di Indonesia.

Pernyataan itu dia paparkan melalui sosialisasi perkoperasian yang dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat Koperasi Kartika “A” Bukit Barisan Medan, Mayor Chk HP Butarbutar dan sekitar 50 orang Kepala Primer Koperasi (Kaprimkop) jajaran Puskopkar "A" Kodam I/BB, Senin (12/5/2024) lalu.

“Kata ‘republik’ (res publica) artinya kepentingan umum, sehingga koperasi adalah entitas usaha yang paling sejalan dengan filosofi Republik Indonesia karena dimiliki oleh anggota, dikelola oleh anggota dan dipertanggungjawabkan kepada anggota,” tegasnya.

Dalam siaran pers yang diterima menyebutkan, sebagai pilar perekonomian yang berasaskan kekeluargaan.

Naslindo menilai koperasi merupakan senjata ampuh bagi masyarakat untuk membangun usaha bersama yang saling menguntungkan di tengah sistem ekonomi yang menganut pasar bebas.

“Kalau fundamentalnya kuat, maka koperasi akan mampu melewati berbagai perubahan lanskap ekonomi, baik itu perdagangan bebas, kapitalisme, digitalisasi, bahkan krisis sekalipun,” ujarnya.

Koperasi yang kokoh, sehat dan berkelanjutan menurutnya akan dapat terwujud dengan menciptakan unit usaha yang kompetitif, memberdayakan pengurus dan pengawas koperasi yang visioner, merekrut manajer dan karyawan koperasi yang kompeten, serta melibatkan anggota koperasi yang partisipatif.

Secara spesifik, Naslindo juga mendorong para prajurit dan aparatur sipil negara di lingkungan Kodam I/Bukit Barisan untuk senantiasa memelihara semangat kewirausahaan.

“Kalau usaha kita tidak tumbuh, tidak tambah omset, tidak tambah cabang dan tidak ada pertambahan unit usaha lainnya, koperasi kita akan redup. Itulah mengapa kolaborasi dan kemitraan menjadi sangat penting, supaya kita bisa terhubung dengan offtaker (pemasok) dan juga terhubung dengan pasar,” pungkasnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Lahan Tidur 12 Tahun di Banjarnegara Disulap Jadi Lahan Produktif Lewat Revola Jateng Optimis
Plt Bupati Pati Dorong Budaya dan Kesenian Daerah Masuk Sekolah
Pemkab Magelang Perkuat Program MBG 3B, Sasar Ibu Hamil hingga Balita
Dedi Mulyadi Usulkan Batas Gaji Orangtua Penerima KIP Kuliah Naik Jadi Rp10 Juta
Baru Dijanjikan Siang Hari, Traktor Bantuan Mentan Amran Tiba Sore Harinya di Semarang
Kakorbinmas Baharkam Polri Tinjau Satkamling di Cimahi, Perkuat Keamanan Berbasis Masyarakat
komentar
beritaTerbaru