Kamis, 20 Agustus 2026

Pemkab Asahan Gelar Deklarasi Ibu Hamil Indonesia

Sabtu, 24 Desember 2022 06:49 WIB
Pemkab Asahan Gelar Deklarasi Ibu Hamil Indonesia
Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menggelar deklarasi ibu hamil Indonesia dalam mencegah stunting di Aula Kantor Camat Rawang Panca Arga, Kamis (22/12/2022). (Dok/Kominfo Asahan)
Asahan (buseronline.com) - Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menggelar deklarasi ibu hamil Indonesia dalam mencegah stunting. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Rawang Panca Arga.

Tampak hadir Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Camat Rawang Panca Arga, pengurus TP PKK Kabupaten Asahan, kades se Kecamatan Rawang Panca Arga, ibu hamil dan tamu undangan lainnya.

Camat Rawang Panca Arga Resmanto Tambunan SE mengatakan stunting memang masih menjadi polemik di setiap daerah, akan tetapi tidak semua masyarakat paham dan mengerti tentang stunting.

"Untuk itu saya mengajak kepada masyarakat khususnya masyarakat Kecamatan Rawang Panca Arga, untuk lebih memahami bahaya stunting, sehingga percepatan penurunan stunting yang diharapkan pemerintah dapat segera terwujud. Karena permasalahan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi ini menjadi tanggung jawab kita semua,” ucapnya.

Resmanto berpesan kepada ibu hamil agar selalu menjaga pola makan dan gizi seimbang supaya kandungan ibu selalu sehat sehingga proses persalinan berjalan dengan lancar.

Sementara, Bupati Asahan melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan Fahrizal Pohan mengatakan dalam rangka percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan prevalensi balita stunting, salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui peningkatan pelayanan kesehatan ibu hamil.

“Karenanya, dalam kegiatan ini sasaran utamanya adalah ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes),” ujarnya.

Selanjutnya, Fahrizal menyampaikan harapan Bupati Asahan agar kegiatan ini dapat menjadi komitmen bersama khususnya bagi ibu hamil, untuk melaksanakan pemeriksaan kehamilan minimal dua sampai enam kali dengan melakukan USG, mengikuti kelas ibu hamil minimal empat kali, konsumsi tablet tambah darah setiap hari, memenuhi nutrisi sesuai rekomendasi, memantau peningkatan berat badan dan melakukan persalinan di Fasyankes.

Fahrizal menambahkan ke depannya gerakan ibu hamil sehat ini, tidak hanya berfungsi meningkatkan kualitas kesehatan bagi ibu hamil, namun diharapkan nantinya dapat menambah pengetahuan bagi ibu tersebut, agar dapat menjaga kehamilannya, sebagai salah satu upaya pencegahan stunting sejak sebelum bayi dilahirkan.

"Mari dukung ibu hamil lebih sehat dan bahagia demi terwujudnya Asahan sejahtera yang religius dan berkarakter,” tuturnya.
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT
Bupati Toba Dorong Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Bupati Taput Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkab Taput Perkuat Komitmen Lindungi Orangutan Tapanuli dan Hutan Tapanuli
Pemko Bandung Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis kepada Investor melalui Investor Day 2026
Polri Perkuat Sistem Pengaduan Kontinjensi Berbasis Digital untuk Percepat Respons Keamanan
komentar
beritaTerbaru